Jalan Raya Petir-Tunjungteja Rawan Kecelakaan

Sejumlah pengendara melintasi Jalan Raya Petir-Tunjungteja, Kecamatan Petir, tepatnya di depan Puskesmas Petir yang minim rambu-rambu lalu lintas, Sabtu (3/2).

PETIR – Warga Desa Mekarbaru, Kecamatan Petir, mendesak Pemkab Serang agar memasang rambu lalu lintas di Jalan Raya Petir-Tunjungteja, tepatnya di depan Puskesmas Petir. Soalnya, sering terjadi kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut, baik dialami pengendara roda dua maupun roda empat.

Warga Desa Mekarbaru Enjat Sudrajat mengaku khawatir terhadap kondisi lalu lintas Jalan Raya Petir-Tunjungteja. Ia mengatakan, sering melihat kendaraan baik roda dua maupun roda empat melaju kencang saat melintasi jalan tersebut. Padahal, di area itu banyak warga yang menyeberang untuk berobat ke puskesmas. “Saya sering melihat motor terjatuh, bahkan tabrakan di jalan ini (Jalan Raya Petir-Tunjungteja-red). Jadi, sebaiknya dipasang rambu-rambu lalu lintas untuk mencegah adanya korban,” harapnya.

Terakhir peristiwa kecelakaan, kata Enjat, sepeda motor terjatuh saat melintas di depan puskesmas karena menjalankan motornya dengan kencang sehingga hampir menabrak warga yang sedang menyeberang untuk berobat ke puskesmas. Lantaran itu, pemerintah diminta untuk memperhatikan jalan yang rawan kecelakaan, tetapi belum dilengkapi rambu-rambu lalu lintas. “Rambu lalu lintas ini mendesak. Kita juga sudah minta pihak kecamatan segera mengajukan ke Pemkab untuk pengadaan rambu-rambu lalu lintas ini,” ujarnya.

Senada disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Petir Dedeh Muhtiara. Pihaknya kerap mellihat pengemudi roda empat dan roda dua melaju dengan kecepatan tinggi saat melintasi jalan perlintasan puskesmas. Akibatnya, kecelakaan sering kali tak terhindarkan. “Bulan kemarin (Januari-red) yang dirawat di kita (Puskesmas Petir). Agustus tahun kemarin juga ada pengemudi kecelakaan karena hilang kendali sampai meninggal,” ungkapnya.

Dedeh pun mengaku, sudah meminta camat dan pihak polsek setempat agar mengusulkan pemasangan rambu-rambu lalu lintas di wilayah tersebut. Diharapkan dengan pengajuan rambu lalu lintas ke Pemkab melalui lintas sektor bisa terpenuhi. “Keberadaan rambu-rambu lalu lintas sangat membantu warga di sini terutama warga yang mau berobat,” terangnya. “Semoga pengajuan kita bisa dipenuhi dan ke depan tidak ada lagi kecelakaan,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dishub Kabupaten Serang Hedi Tahap mengungkapkan, pihaknya tahun ini belum menganggarkan untuk pengadaan rambu-rambu lalu lintas. Pihaknya baru akan mengajukan pada tahun berikutnya. “Laporan terkait pengadaan rambu-rambu lalu lintas di Jalan Raya Petir-Tunjungteja ini pasti kami tindak lanjuti. Jika anggarannya ada, hari ini juga tentu akan kami pasang, mengingat rambu lalu lintas menjadi salah satu kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi,” jelasnya. (Jumri/RBG)