Jalan Raya Serang-Cilegon Kembali Makan Korban, Tiga Orang Tewas

SERANG – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali terjadi di Jalan Raya Serang-Cilegon, Minggu (12/8). Tiga orang meninggal dunia dalam insiden maut di dua lokasi berbeda tersebut.

Informasi diperoleh, lakalantas pertama terjadi sekira pukul 01.30 WIB. Peristiwa maut itu terjadi di Jalan Raya Serang-Cilegon, tepatnya depan Perum Villa Permata, Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

Sebelumnya, satu unit motor Jupiter MX nopol A 4005 VF yang dikendarai Rohman (25) melaju dari arah Serang menuju Cilegon. Tepat di depan Rohman, melaju sebuah truk tronton nopol A 9256 RM yang dikemudikan Anggi (33).

Rohman kemudian memacu kendaraannya mendahului truk yang dikemudikan oleh warga Bumisari, Lampung Selatan itu. Saat menyalip, motor mendadak oleng. Lelaki asal Kubang Gede Kulon, Desa Bojonegara, Kabupaten Serang, itu terjatuh ke kiri jalan. “Pengendara terjatuh lalu terkena ban truk tronton,” kata Kasatlantas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ali Rachman kepada Radar Banten, Minggu (12/8).

Kecelakaan itu menyebabkan Rohman mengalami luka berat dan tewas di lokasi kejadian. Petugas Lakalantas Polsek Kramatwatu membawa jasad korban ke RS dr Dradjat Prawiranegara, Kota Serang. “Untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan,” kata Ali.

Pukul 05.00 WIB, kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Serang-Cilegon. Kali ini, di Kampung Giripada, Kelurahan Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Sebelumnya, sepeda motor Honda Beat nopol BE 3690 CO melaju dari arah Serang menuju Cilegon. Tiga orang menumpang sepeda motor itu. Pengemudi Rizki Akbar Al Kahbi memboncengkan Adji Satrio dan Wardi.

Saat melintas di lokasi kejadian, motor mengambil jalur berlawanan. Secara bersamaan, sebuah minibus yang belum diketahui identitas melaju kencang. Alhasil, tabrakan antar dua kendaraan itu tidak dapat dihindari. “Diduga pengendara motor mengantuk atau kelelahan sehingga mengambil badan jalan sebelah kanan,” kata Ali.

Benturan kuat itu menyebabkan ketiga penumpang motor terpental dan membentur aspal. Rizki Akbar dan Adji Satrio tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sedangkan Wardi mengalami luka ringan. “Dua orang korban meninggal dunia (Rizki Akbar dan Adji Satrio-red). Sedangkan satu orang luka ringan dan dirawat di rumah sakit,” kata Ali.

Setelah tabrakan tersebut, pengemudi minibus tanpa identitas itu tancap gas meninggalkan lokasi kejadian. “Saksi-saksi sudah kami catat. Identitas minibus masih nihil,” ucap Ali.

Kanit Lakalantas Polres Serang Kota Inspektur Polisi Dua (Ipda) Ade Komarudin menambahkan, pengemudi harus lebih berhati-hati saat melintas di Jalan Raya Serang-Cilegon. Sebab, sepanjang jalur itu merupakan zona black spot atau rawan laka. “Jangan ugal-ugalan dan selalu jaga jarak aman kendaraan dengan kendaraan yang ada di depan,” imbau Ade. (Merwanda/RBG)