Jalan Rusak Depan Pasar Ciruas Picu Kemacetan

0
841 views
Sejumlah pengendara menghindari jalan rusak di ruas Jalan Raya Serang-Jakarta, depan Pasar Ciruas, Kamis (12/1).

CIRUAS – Jalan rusak di Jalan Raya Serang-Jakarta, depan Pasar Ciruas, Kecamatan Ciruas, meresahkan warga dan pengguna jalan. Sebab, kondisi jalan yang berlubang memicu kemacetan di pusat keramaian tersebut.

Pantauan Radar Banten, jalan dalam kondisi berlubang sedalam kisaran 30 sentimeter dan bergelombang. Setiap kendaraan yang melintasi jalan tersebut tampak hati-hati.

Seorang warga setempat, Roni mengatakan, kondisi jalan tersebut sudah lama berlubang dan kerap menimbulkan kemacetan hingga menembus lampu lalu lintas Ciruas. “Sudah lama belum diperbaiki,” katanya saat ditemui Radar Banten di pinggir ruas jalan, Kamis (12/1).

Ia mengatakan, kondisi jalan rusak tersebut menambah semrawut suasana pasar yang tidak kondusif. “Kalau jalannya begini banyak kendaraan yang keluar dari jalur untuk menghindari lubang,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, jika terjadi hujan lebat, lubang jalan digenangi air sehingga banyak kendaraan yang terjebak. “Banyak mobil yang nyangkut karena lubangnya dalam, kadang ada yang jatuh juga,” tuturnya.

Seorang pengendara asal Kecamatan Cikande, Irfan mengatakan, kondisi tersebut meresahkan pengguna jalan. Menurutnya, pemerintah harus segera melakukan perbaikan untuk kenyamanan berlalu lintas.

Ia mengatakan, kemacetan sering terjadi di jalur tersebut dikarenakan keramaian pasar dan kondisi jalan rusak. “Ini kan jalan utama, tambah lagi ada lampu lalu lintas, jadi wajar saja kalau macet,” katanya.

Sementara itu, Kasi Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kecamatan Ciruas Jajuli mengatakan, pihaknya banyak menerima keluhan dari warga terkait kondisi jalan tersebut. Ia mengatakan, kondisi jalan tersebut disebabkan kepadatan lalu lintas dan selalu dilalui oleh kendaraan besar. “Makanya, selain berlubang juga kondisinya bergelombang,” ujarnya.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, kata dia, pihaknya mengaku telah melakukan pelaporan kepada Pemerintah Provinsi Banten untuk segera diperbaiki. “Sudah dilaporkan bersama Pak Camat, Insya Allah segera ditindak lanjuti,” imbuhnya. (Rozak/Radar Banten)