Jalur Dialihkan, Pedagang JLS Untung Pedagang Cigading Buntung

CILEGON – Dialihkannya para pengguna kendaraan roda empat dari pintu Tol Cilegon Timur agar memasuki Jalan Lingkar Selatan (JLS) untuk menuju kawasan pantai Anyer, memberikan dampak berbeda kepada para pedagang di ruas JLS itu. Namun berbanding terbalik bagi para pedagang yang berada di Jalan Raya Cilegon Cigading.

Sukma, seorang pedagang di pinggiran Jalan Lingkar Selatan (JLS) mengaku jika terjadi kepadatan antrean kendaraan dalam perharinya ia dapat mengantongi keuntungan dari dagangannya itu lebih dari Rp200 ribu.

“Lebih macet ya lebih bagus pendapatannya. Tahun ini lumayan lebih ramai dari pada tahun lalu. Kalau hari biasa ya paling untung cuma Rp60 ribu, kalau macet gini ya bisa sampai Rp200 ribu,” ujar pedagang minuman dingin dan mie siap saji ini, Sabtu (9/7).

Namun hal itu berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan oleh Wati seorang pedagang di Jalan Raya Cilegon Cigading ini, Wati mengaku sejak hari kedua Lebaran atau sejak terjadinya arus wisatawan menuju kawasan wisata pantai Anyer omzet ia menurun lebih dari 50 persen.

“Mau untung bagaimana, orang semua kendaraan pada lewat Lingkar (JLS). Di sini mah lihat aja udah kaya kuburan, sepi banget. Sepertinya pemerintah enggak bisa ngelihat dari sisi yang ininya, jadi kita merasa pemerintah kurang adil karena pendapatan kita jauh menurun,” ujar pemilik warung nasi ini, kemarin. (Riko)