Salah satu antrean kendaraan di Anyer

ANYER – Jalur wisata pantai menuju Anyer, Sabtu (26/12/2015), terpantau ramai dan lancar. Terdapat sejumlah kemacetan yang terjadi di beberapa titik lokasi simpul dan persimpangan.

Seperti di pintu masuk Jalan Lingkar Selatan (JLS) di kawasan Ciwandan, karena adanya dua arah pergerakan lalu lintas kendaraan dari arah Kerenceng, dan keluar masuk JLS, maupun kemacetan lainnya yang terjadi mulai dari ruas jalan raya Anyer, tepat di depan pabrik kimia PT Chandra Asri Petrochemical hingga menuju simpang tiga pasar Anyer, akibat adanya keluar masuk kendaraan menuju Mancak. “Kalau terjadi kemacetan yang berekor panjang, kita atasi dengan memberlakukan pola one way, yaitu buka tutup jalur dalam durasi 30 menit sampai dengan 1 jam,” ungkap Kasatlantas Polres Cilegon AKP Herlia Hartarani, Sabtu (26/12/2015).

Pemberlakuan rekayasa lalu lintas itu, kata dia, dengan turut melibatkan sekira 300 personel kepolisian dari Polres Cilegon. “Kalau memang sampai terjadi kemacetan yang panjang, kita juga memiliki dua jalur alternatif menuju Mancak, maupun menuju kawasan industri (KIEC). Tapi sejauh ini belum kita gunakan, karena pola one way masih cukup membantu mengatasinya,” katanya.

Selain mengatur kelancaran arus lalu lintas, lanjut dia, banyaknya jumlah personel yang dilibatkan itu juga sekaligus untuk mengantisipasi adanya potensi pelanggaran lalu lintas yang dapat berujung pada ancaman keselamatan pengendara. “Kalau untuk kemacetan di beberapa titik itu tentu tidak bisa dihindari, tapi kita berharap kelancaran lalu lintas ini juga turut dibantu oleh kesadaran berlalu lintas pengendara. Karena memang, wisatawan itu juga masih ada yang menggunakan mobil bak terbuka muatan orang, dan ini tentu beresiko tinggi pada keselamatan,” tandasnya.

Ramainya arus lalu lintas kendaraan wisatawan itu, diprediksi akan berlangsung sampai dengan tanggal 27 Desember mendatang dan kembali akan terjadi pada akhir tahun hingga 3 Januari 2016 mendatang, berbarengan libur panjang sekolah dan tahun baru. (Devi Krisna)