Jambret Modus Tanya Alamat di Waringinkurung Ditangkap

0
2210
Kanit Reskrim Polsek Waringinkurung Aiptu Jamain (dua kanan) saat menjelaskan pengungkapan kasus jambret di Mapolsek Waringinkurung, Rabu (14/7)

SERANG-RD alias BP ditangkap petugas Polsek Waringinkurung, Kamis (8/7). Jambret dengan modus berpura-pura menanyakan alamat tersebut ditangkap di Kota Tangerang.

Kanit Reskrim Polsek Waringinkurung Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Jamain mengatakan penangkapan terhadap tersangka berawal dari adanya laporan kepolisian dari orang tua korban  Zahra Almaira pada Kamis (3/7) siang. Pada hari itu, Zahra dihampiri tersangka dengan maksud menanyakan alamat. “Kejadian berlangsung di pinggir jalan rumah korban tepatnya di Taman Krakatau, Desa Waringinkurung, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang,” ungkap Jamain, Rabu (14/7).

Korban yang tidak tahu maksud tujuan tersangka lantas menghampirinya dan berusaha menjawab alamat yang ditanyakan tersangka. “Belum selesai menjawab kalung emas bocah berusia enam tahun itu langsung dirampas. Tersangka yang sudah mendapatkan kalung emas itu langsung kabur,” ungkap Jamain.

Pelaku yang mendapat kalung emas itu kabur ke tempat tinggalnya di daerah Pinang, Kota Tangerang. Emas yang didapat tersangka itu lantas dijual kepada penadah dengan harga Rp400 ribu. “Pengakuannya untuk kebutuhan sehari-hari dan buat kebutuhan sekolah anaknya, ” ujar Jamain.

Dikatakan Jamain, tersangka merupakan spesialis jambret perhiasan. Ia sudah lebih tiga kali melakukan penjambretan dengan sasaran anak-anak. “Tersangka ini merupakan residivis kasus jambret. Ia menjalankan aksinya jambretnya di lokasi yang sepi dan menyasar anak-anak,” ungkap Jamain.

Jamain menuturkan, tersangka kini telah dilakukan penahan di Mapolsek Waringinkurung. Ia dijerat Pasal 365 ayat 1 KUH Pidana tentang Pencurian dengan Kekerasan. “Ancaman pidananya penjara paling lama sembilan tahun, ” tutur Jamain. (mg05/nda)