Jamkrida Banten Setor Laba Rp 422 Juta Ke Pemprov Banten

0
655 views

SERANG – PT Jamkrida Banten selaku perusahaan penjaminan kredit daerah setorkan laba sebesar Rp 422 juta untuk tahun 2016 kepada pemegang saham yakni Pemprov Banten. Dari angka tersebut terinci Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 381,78 juta dan selebihnya PT Banten Global Development (BGD) sebesar Rp 41,12 juta.

Direktur PT Jamkrida Banten Hendra Indra Rahman mengatakan, tercatat pada tahun 2016, aset PT Jamkrida Banten mengalami kenaikan menjadi Rp 63,082 miliar dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp 56,853 miliar. Sedangkan laba tahun berjalan sebesar Rp 1,057 miliar.

“Angka tahun ini lebih tinggi dibanding tahun 2015 yang mencapai Rp 467 juta,” katanya. Saat melakukan konferensi pers terkait hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jamkrida Banten, Selasa (28/2).

Masih kata Hendra, sebagaimana tertuang dalam Perda No 4 Tahun 2013, PT Jamkrida mendapatkan penyertaan modal pemerintah daerah (PMPD) sebesar Rp 1,5 miliar pada tahun 2016. Sehingga total (PMPD) Provinsi Banten yang telah diterima PT Jamkrida Banten sampai dengan bukan Desember 2016 sebesar Rp 51 miliar.

“Tahun 2017 ini kita berharap seharusnya sudah waktunya modal kita harus ditambah Rp 150 – 200 miliar itu idealnya. Mudah-mudahan strategi bisnis di tahun lalu makin dikembangkan, serta inovasi produk makin bertambah, dan jaringan produk makin besar.

Selain itu, ekuitas PT Jamkrida Banten saat ini bertambah, dari Rp 55,323 miliar pada tahun 2016, serta mendapat sumbagan kenaikan cadangan-cadangan, saldo, laba dan penerimaan penyertaan modal.

“Laba kita bertambah itu karena angka penjaminan nya naik, mitra makin banyak, dan pola bisnis kita makin terukur,” katanya.

Kendati demikian, selain membahas mengenai deviden yang diberikan oleh PT Jamkrida Banten, pada kesempatan tersebut juga ditetapkannya T. Jaka Rooseno yang telah diangkat setekah mengikuti Fit and Proper Test yang diselenggarakan oleh OJK, sebagai Komisaris yang menggantikan Asmuji HW. (Wirda)