Jamu Atletico Madrid, Juventus Belum Hilang Harapan

Label final mini layak tersemat pada leg kedua 16 besar Liga Champions antara Juventus dan Atletico Madrid, Rabu (13/3) dini hari nanti. Bagaimana tidak. Tampil di kandang sendiri Allianz Stadium, I Bianconeri dituntut mengejar defisit agregat 0-2 pada leg pertama. Kebetulan, lawan mereka adalah tuan rumah laga final yang dihelat di Estadio Wanda Metropolitano, 2 Juni 2019.

Keuntungan tampil di kandang sendiri berusaha direguk Si Nyonya Tua dengan mengusahakan semua elemen tim turut membantu. Yakni, gabungan antara tim dan tifosi. Juventus belum hilang harapan untuk melaju ke babak berikutnya.

“Saya ingin mengatakan kepada Juventini untuk berpikir positif bahwa segalanya masih memungkinkan. Kami butuh bantuan kalian membuat atmosfer stadion jadi luar biasa. Semuanya,” ucap Cristiano Ronaldo kepada Juventus TV.

Harapan CR7 seiring dengan beberapa upaya Juve agar tampil tanpa cela dini hari nanti. Allenatore Massimiliano Allegri sudah lebih dahulu melakukannya ketika menang 4-1 atas Udinese pada giornata ke-27 Serie A (9/3).

Pelatih 51 tahun itu mengistirahatkan sebagian pilar seperti CR7, Mario Mandzukic, Giorgio Chiellini, dan Miralem Pjanic. Leonardo Bonucci dan Paulo Dybala bahkan turun sebagai pengganti.

Usaha lainnya terlihat dari ultras Juve yang ada di Curva Sud. Mereka yang selama ini tetap hadir di stadion tapi bungkam sebagai bentuk protes harga tiket yang melangit, khusus untuk laga nanti mereka bakal buka suara.

Lebih jauh, laga nanti bakal jadi yang ke-201 Juve di Allianz Stadium sejak digunakan kali pertama pada September 2011. Hebatnya, 80 persen dari 200 laga yang dihelat di stadion berkapasitas 41.507 tempat duduk itu berakhir dengan kemenangan.

“Kami tidak akan takluk, kami tidak akan dijual, tetapi kami bersorak untuk cinta. Hanya untuk jersey kebanggaan! Keluarkan suaramu! Curva Sud,” bunyi pernyataan kelompok yang biasa disebut Drughi itu.

Dari segi taktik, Allegri juga sangat mungkin menerapkan pakem berbeda yang bisa mendorong kans mencetak gol cepat. Eks pelatih AC Milan itu kemungkinan besar menggunakan back three. Namun, bukan mengandalkan trio BBC (Bonucci-Andrea Barzagli-Chiellini). Sebab, Barzagli cedera. Opsinya adalah antara Martin Caceres dan Daniele Rugani.

Selain lebih menyerang, formasi mengusung back three juga ingin digunakan Juve lebih mendominasi sektor sayap dengan dua wing back. Satu-satunya kendala di posisi ini adalah absennya Alex Sandro karena akumulasi kartu kuning.

Upaya terakhir adalah mengharapkan tuah Ronaldo. Dari 32 pertemuan melawan Atletico, eks penggawa Manchester United dan Real Madrid itu mencetak 22 gol dan membukukan 8 assist. 22 gol ke gawang Atletico menjadikan mereka sebagai tim ketiga yang terbanyak dibobol striker 34 tahun itu setelah Sevilla dan Getafe (27 dan 23 gol). Performa itu dicatatkannya di El Derbi Madrileno ketika sembilan musim berkostum Los Merengues (2009-2018).

“Jika aku harus bertaruh, maka itu untuk Ronaldo. Dia pemain yang bisa membuat perbedaan dalam situasi seperti ini dengan semua pengalaman dan gol yang sudah dicetaknya,” ucap kiper Wojciech Szczesny.

Rekor Pertemuan
21/02/19 Atletico 2-0 Juventus
10/12/14 Juventus 0-0 Atletico
02/10/14 Atletico 1-0 Juventus

5 Laga Terakhir Juventus
09/03/19 Juventus 4-1 Udinese
04/03/19 Napoli 1-2 Juventus
24/02/19 Bologna 0-1 Juventus
21/02/19 Atletico 2-0 Juventus
16/02/19 Juventus 3-0 Frosinone

5 Laga Terakhir Atletico
09/03/19 Atletico 1-0 Leganes
04/03/19 Sociedad 0-2 Atletico
24/02/19 Atletico 2-0 Villarreal
21/02/19 Atletico 2-0 Juventus
16/02/19 Vallecano 0-1 Atletico

Perkiraan Suunan Pemain
Juventus (3-4-1-2): 1-Szczesny; 19-Bonucci, 24-Rugani, 3-Chiellini; 20-Cancelo, 5-Pjanic, 14-Matuidi, 37-Spinazzola; 10-Dybala; 17-Mandzukic, 7-Ronaldo
Pelatih: Massimiliano Allegri

Atletico Madrid (4-4-2): 13-Oblak; 4-Arias, 2-Godin (c), 24-Gimenez, 20-Juanfran; 10-Correa, 14-Rodri, 6-Koke, 8-Saul; 7-Griezmann, 22-Morata
Pelatih: Diego Simeone