Jamu Persibat Batang, Ade Ivan Hafilah Penentu Kemenangan Cilegon United

0
163 views
Striker Cilegon United Ade Ivan Hafilah melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persibat Batang, Selasa (6/8) di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon. Foto Sahe For Radar Banten

CILEGON – Cilegon United (CU) memetik poin penuh saat menjamu Persibat Batang di Stadion Krakatau Steel (KS), Kota Cilegon, Selasa (6/8). Gol tunggal Ade Ivan Hafilah menjadi penentu kemenangan Laskar Geger Cilegon ini.

Gol tunggal striker CU itu terjadi di menit ke-26 pada laga pekan kesepuluh Liga 2 Indonesia 2019 Wilayah Barat. Tim kebanggaan warga Kota Cilegon ini harus meredam perlawanan sengit yang diberikan oleh Laskar Alas Roban, julukan tim Persibat Batang.

Pada babak pertama, kedua tim menerapkan permainan terbuka. Namun, tim tuan rumah masih dominan menguasai bola. Penguasaan bola itu terus berlangsung hingga gol tunggal striker CU, Ade Ivan Hafilah. Berawal operan Jalwandi, Ade merangsek masuk pertahanan Persibat.

Ivan berhasil mengecoh dua pemain belakang Persibat dan melepaskan sepakan keras ke arah gawang Persibat. Bola meluncur mulus ke jala gawang yang dijaga oleh Mukhti Alhaq. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan CU.

Persibat Batang berupaya mengejar ketertinggalan. Sementara, CU masih berambisi menambah keunggulan. Hingga turun minum, skor masih tak berubah. Memasuki babak kedua, pemain CU mulai kedodoran. Tidak bisa dimungkiri, anak asuh Bambang Nurdiansyah itu staminanya menurun.

Situasi itu dimanfaatkan betul oleh pemain Persibat Batang. Serangan bertubi-tubi dilancarkan oleh Persibat Batang. Namun, peluang tersebut belum membuahkan gol bagi Persibat Batang. CU terus bertahan. Hingga pertandingan usai, skor masih bertahan 1-0.

Usai pertandingan, pelatih CU Bambang Nurdiansyah memuji penampilan Ade Ivan pada laga kali ini. “Untung kita punya striker bagus. Sehingga bisa gol duluan dan meraih poin penuh,” kata lelaki yang akrab disapa Banur itu.

Namun, kekhawatiran melanda Banur usai timnya bertanding. Soalnya, kebugaran penggawa CU terus menurun. “Kebugaran anak-anak sudah habis di babak kedua. Kalau main bola, (tenaga-red) mereka itu tinggal ampasnya. Untung Persibat mainnya kurang bagus, kalau tidak bisa saja kita ditahan imbang. Kebugaran ini masih terus menjadi PR (pekerjaan rumah-red) untuk saya sebagai pelatih,” jelas Banur.

Pelatih Persibat Batang, Bona Elisa Simanjuntak tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski hasil yang dipersembahkan belum maksimal. “Di babak pertama permainan kita masih kurang tenang. Di babak kedua baru mulai menguasai. Cuma peluangnya saja yang belum ada. Saya ucapkan selamat untuk kemenangan Cilegon United,” kata Bona. (rbs/nda/ags)