Jasa Raharja Tambah Santunan untuk Santi Rp12,5 Juta

0
445 views

SERANG – Kabag Operasional PT Jasa Raharja Cabang Banten Didi Setiadi menyatakan, perusahaannya bakal menambah santunan kepada Santi (38) yang harus diamputasi kaki kanannya sebesar Rp12,5 juta. Sebelumnya, korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Jakarta, Kota Serang, pada Rabu (21/12) siang itu menerima santunan sebesar Rp10 juta.

Menurut Didi, penambahan santunan setelah PT Jasa Raharja mengetahui jika kaki kanan ibu rumah tangga asal Kampung Sepanjangkebon, Kelurahan Tenjoayu, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, itu diamputasi sebatas lutut oleh dokter RS Sari Asih, Kota Serang. Kaki kanan Santi mengalami luka parah setelah sepeda motor yang dia tumpangi bersama suaminya Sahib (40), Honda CB150R bernomor polisi A 4841 HA, ditabrak truk pengangkut pasir bernomor polisi B 9126 TYT. Santi dan sepeda motor terseret hingga mengakibatkan daging dan kulit kaki kanannya terkelupas.

“Tadi pagi (kemarin-red), saya baca berita di Radar Banten, ternyata korban yang perempuan kaki kanannya diamputasi. Karena itu, nanti, akan kita kasih tambahan santunan lagi. Menurut undang-undang, dia akan dapat santunan Rp12,5 juta karena jatuhnya si korban cacat satu kaki, berarti 50 persen,” jelas Didi, Jumat, (23/12).

Dia mengaku prihatin atas musibah yang menimpa Santi. “Itu kejadian (kecelakaan-red) kemarin fatal itu. Saya lihat macetnya juga sampai sore. Kasihan, dia ini masih tergolong muda, tetapi sudah mendapat musibah berat,” ucap Didi.

Jika Santi ini tercantum sebagai peserta BPJS, biaya pengobatan yang harus dia tanggung akan lebih mudah. “Semua akan ditanggung (BPJS-red). Kalau dari kita biaya rumah sakit, maksimum hanya Rp10 juta, tetapi tetap Rp12,5 juta akan kita kasih khusus ke Ibu Santi,” jelas Didi.

Sementara itu, Duty Manager RS Sari Asih, Kota Serang, Hadi memperkirakan biaya pengobatan serta perawatan Santi lebih dari Rp10 juta. Kelebihan biaya pengobatan itu akan ditanggung BPJS.

“Ibu ini bekas karyawan PT Nikomas, jadi punya BPJS. Masalah biaya bisa dijamin sampai sembuh,” tegas Hadi saat dihubungi Radar Banten.

Kemarin, Santi masih menjalani perawatan pemulihan di ruang ICU. Kaki kanannya telah dipotong sebatas lutut telah dibalut perban. (Haris/Radar Banten)