Jasad Nelayan yang Hilang Diterjang Ombak Ditemukan

WANASALAM – Nelayan asal Kampung Karangkencana, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, yang hilang pada Jumat (20/7) lalu ditemukan tewas dua kilometer dari lokasi tenggelam pada Selasa (24/7) sekira pukul 14.00 WIB. Korban langsung dievakuasi tim Search And Rescue (SAR) dan dibawa ke rumah duka.

Kepala Operasi Basarnas Banten Hairoe Amir menceritakan, kecelakaan laut yang terjadi pada Kamis (19/7) pagi pekan lalu mengakibatkan dua orang nelayan hilang diterjang ombak di Dermaga Binuangen. Peristiwa itu sama dengan sepuluh orang nelayan lainnya, tetapi mereka selamat karena berhasil berenang ke tepi pantai. “Pencarian sempat terkendala ombak tinggi. Karenanya, tim SAR tidak berani melakukan penyisiran di laut. Pencarian nelayan hanya dilakukan di pesisir pantai,” kata Hairoe kepada wartawan, kemarin.

Siang hingga malam, kata dia, tim SAR melakukan pencarian dan baru diketemukan pada hari keenam.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lebak Nurman mengaku, telah ikut serta bersama petugas melakukan pencarian nelayan yang tenggelam. “Kami bersyukur, pencarian korban hilang dapat membuahkan hasil walaupun korban Rudi dan Andi sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” katanya.

Camat Wanasalam Cece Saputra membenarkan, nelayan asal Muara yang hilang pada Kamis (19/7) pekan lalu telah ditemukan. Lokasi penemuan kurang lebih dua kilometer dari tempat kecelakaan laut di Dermaga Binuangen.

“Korban langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan,” terangnya. (Mastur/RBG)