Jasad Wisatawan Asal Jakarta Ditemukan

0
280 views

BAYAH – Wisatawan asal Jakarta, Hafidz Alwi Jamalul Lail (20) yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Ciantir, Kecamatan Bayah, ditemukan meninggal dunia pada Selasa (29/9) sekira pukul 10.00 WIB. Jenazah remaja asal Mampang Prapatan, Jakarta Selatan itu, kemudian dievakuasi tim SAR. Setelah itu dibawa pihak keluarganya ke Jakarta.

Pegiat wisata Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Lili Suheli mengatakan, proses pencarian terhadap wisatawan dilakukan tim SAR gabungan dari Basarnas Banten, TNI, Polri, lifeguard, masyarakat, dan nelayan. Mereka melakukan penyisiran di darat dan laut untuk mencari korban yang hilang pada Minggu pagi.

Namun, pada Selasa (29/9) siang, baru ditemukan dan langsung dievakuasi. “Alhamdulillah sudah ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelam di Pantai Ciantir. Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa keluarganya ke rumah duka,” kata Lili kepada Radar Banten, kemarin.

Para wisatawan yang berkunjung ke Sawarna, lanjutnya, diminta untuk tetap waspada dan hati-hati ketika berenang di tepi pantai. Selalu mematuhi imbauan dari lifeguard yang bersiaga di Pantai Ciantir dan pantai lain di Lebak selatan. “Lifeguard telah intensif memberikan imbauan kepada wisatawan yang berkunjung ke Sawarna. Namun, ada saja wisatawan yang membandel dan akibatnya terjadi kecelakaan laut yang membahayakan keselamatan nyawa manusia,” ungkapnya.

Kecelakaan laut di Pantai Ciantir diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi semua wisatawan yang sedang berlibur di wisata air. “Kita tidak menginginkan terjadinya kecelakaan laut. Karena itu, harus tetap waspada dimanapun kita berada,” harapnya.

Terpisah, Kepala Basarnas Banten Muhammad Zaenal Arifin mengatakan, jasad Hafidz ditemukan kurang lebih satu nautical mile (NM) dari lokasi remaja tersebut terseret ombak. “Korban ditemukan tim SAR gabungan dan kini telah diserahkan kepada keluarga,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, empat orang wisatawan asal Jakarta Selatan hanyut terbawa arus Pantai Ciantir pada Minggu pagi. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri, yakni Fiqih Rahadian, Tegar Ramadan, dan Afrizal Kurnia Putra. Sementara itu, korban Hafidz Alwi tidak dapat menyelamatkan diri karena diterjang ombak besar dan hilang dan baru ditemukan pada hari ketiga proses pencarian. (tur/zis)