JB Berpaling karena Mencium Aroma Kemenangan Rano-Embay

0
943
Leo Agustino

SERANG – Akademisi Untirta, Leo Agustino, menilai Mulyadi Jayabaya alis JB berpaling dari pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy ke Rano Karno-Embay Mulya Syarief karena mencium aroma kemenangan di kubu Rano.

Hal ini disampaikan Leo melalui WhatsApp kepada Radar Banten Online, Senin (17/10).

“Pertama, JB menilai Rano-Embay memiliki peluang lebih besar untuk menang dibanding WH-AA. Ini bisa dikonfirmasi dari kuatnya posisi RK berbanding WH bahkan AA (Andika Hazrumy) dalam survei SMRC (survei terbaru dari semua survei-red),” katanya.

“Dan ini menunjukkan konsistensi pilihan publik pada RK (Rano Karno) sejak survei pertama yang dilakukan di Banten oleh IndoBarometer,” sambung Leo.

Kedua, kata Leo, tentu ada desakan dari DPP PDIP, mengenai pilihan awalnya yang tidak berpihak pada Rano-Embay. Padahal selama ini JB selalu didukung oleh PDIP pada saat Pilkada Lebak.

“Ketiga, terkait dengan hal pertama, JB adalah pengusaha yang tidak mau kehilangan proyek dari Pemerintah Provinsi Banten. Oleh karena itu, perlu kiranya ia melakukan orientasi pada pilihannya pada Pilgub yang akan datang,” katanya.

Maksudnya, tambah Leo, jika ia keliru dalam memilih, maka kebutuhannya sebagai pengusaha atau orang tua dari kepala daerah akan menimbulkan hal-hal negatif. Sebab itulah, ia melakukan reorientasi atas pilihannya.

“Jika begini, JB sebenarnya sudah ‘mencium’ kemungkinan kemenangan Rano-Embay. Merujuk pada itu, maka dapat dinilai bahwa ada pergeseran pilihan elite dan middle class di Provinsi Banten,” katanya.

Tetapi, kata Leo sampai saat ini semua pihak belum tahu pilihan warga. Sehingga kemungkinan atau peluang kedua kandidat, menurutnya, masih sama kuat.

“Karena itu, kita perlu menunggu persaingan keduanya di kampanye yang akan datang. Melalui kampanye, semua bisa berubah,” katanya.

JB adalah penasihat tim pemenangan WH-Andika. Saat Rakerdasus PDIP Banten di Kota Tangerang, Jumat lalu, JB menyatakan beralih mendukung Rano-Embay. (Fauzan Dardiri)