Atlet putri softball Banten, Rahma Ayu Ningsih dipanggil bergabung bersama tim Pelatnas Softball untuk persiapan menghadapi Asian Games 2018.

SERANG – Setelah dua atlet softball putra Banten lolos mengikuti seleksi nasional (seleknas) untuk menghadapi kejuaraan dunia, kali ini giliran dua atlet putri yang dipanggil PB Perbasasi untuk bergabung bersama tim pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) untuk persiapan menghadapi Asian Games 2018.

Kedua atlet adalah Monica Isella (pitcher) dan Rahma Ayu Ningsih (infield). Keduanya akan bergabung dalam pelatnas yang dilangsungkan di Surabaya mulai 21 Desember.

Ketua Harian Pengprov Perbasasi Banten Andri Maulana mengatakan, dipanggilnya Monica dan Rahma tidak lepas dari performa apik yang ditampilkan keduanya mulai dari PON XIX Jawa Barat 2016 dan kejuaraan nasional (Kejunas) 2017. “Keduanya memang atlet andalan Banten pada PON XIX Jawa Barat 2016 lalu. Mereka mulai dipantau PB dari PON lalu dan Kami cukup optimistis keduanya bisa bersaing menjadi tim inti timnas softball putri untuk Asian Games 2018,” kata Andri kepada Radar Banten, Minggu (17/12) siang.

Andri menambahkan, keduanya punya skill mumpuni untuk bersaing dengan 21 atlet lain yang dipanggil pelatnas. Bahkan keduanya bisa masuk dalam 18 pemain yang akan membela timnas di Asian Games 2018. “PB memanggil 21 atlet dan hanya 18 atlet yang dipertahankan untuk Asian Games. Tapi kami yakin mereka bisa bertahan di pelatnas,” imbuhnya.

Keduanya juga, lanjutnya, rutin berlatih bersama atlet Banten lainnya dalam persiapan jangka panjang yang digelar Pengprov Perbasasi Banten di Lapangan Perbasasi Banten di Alam Sutera. “Secara kemampuan keduanya tak mengalami penurunan karena rutin berlatih. Yang perlu diasah oleh mereka adalah mental menjalani pelatnas. Karena saya yakin persaingan di pelatnas cukup berat, semua pemain ingin tampil membela Indonesia di Asian Games apalagi main di kandang sendiri,” tutur Andri.

Ketua PB Perbasasi Andika Monoarfa menyatakan, Banten memiliki potensi atlet yang baik. Karena Banten rutin menggelar kejuaraan dan juga melakukan pembinaan berjenjang dan berkesinambungan. “Saya salut sama Banten yang rutin melakukan kompetisi. Seingat saya, kedatangan saya ke Banten sudah lima kali. Semua untuk menghadiri atau membuka kejuaraan, makanya wajar jika atlet Banten lolos ke pelatnas,” ucapnya. (Andre Ap/RBG)