Pejudo putri Banten, Amanah Nur Istiqomah (kiri), dipanggil bergabung ke Pelatnas Judo untuk persiapan menghadapi Asian Games 2018, Agustus mendatang.

SERANG – Deretan panjang atlet Banten yang menembus Pemusatan Pelatihan Nasional (Pelatnas) Asian Games XVIII Jakarta-Palembang 2018 terus bertambah. Kali ini giliran atlet judo putri Banten, Amanah Nur Istiqomah yang dipanggil Pengurus Besar (PB) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) untuk bergabung di Pelatnas Judo yang dipusatkan di Ciloto, Jawa Barat.

    Pemanggilan Isti, panggilan akrab Amanah Nur Istiqomah, ke pelatnas tertuang dalam surat panggilan PB PJSI nomor PB/SJ-85/Judo/V/2018. Di dalam surat panggilan tersebut juga dijelaskan alasan pemanggilan Isti ke pelatnas atas hasil yang diraihnya pada Kejuraan Nasional (Kejurnas) Judo Kartika Cup XI/2018 yang dilangsungkan di GOR Dempo Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, pada 4-6 Mei 2018.

    Dengan dipanggilnya Isti, total saat ini tercatat 16 atlet Banten yang berada di Pelatnas Asian Games XVIII Jakarta-Palembang 2018. Sebelumnya sudah ada 15 atlet Banten yang berada di pelatnas, di antaranya berasal dari cabang olahraga layar, dayung, paralayang, panjat tebing, atletik, dan muaythai.

    Kepala Pelatih Judo Banten Hearviner mengatakan, pemanggilan Isti ke pelatnas merupakan buah dari prestasi yang ditorehnya saat tampil di beberapa kejuaraan, di antaranya Kejurnas Kartika Cup 2018.

    “Isti yang turun di kelas -52 kilogram sukses meraih medali emas di kejurnas. Sebenarnya bukan prestasi itu saja, Isti sudah dipantau lama oleh PB PJSI,” terangnya.  

    Bahkan, Isti merupakan atlet pelatnas mandiri junior PB PJSI. Isti memiliki prestasi yang cukup baik di antara pejudo lain yang dibina di Padepokan Satria Benteng (Kabupaten Tangerang).

“Kesempatan masuk pelatnas jelas merupakan hal positif buat perkembangan kualitas Isti,” kata Hearviner kepada Radar Banten, Rabu (16/5) siang.

    Hearviner menambahkan, tidak hanya sekadar penghias pelatnas judo Indonesia, ia optimistis Isti mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, seperti Asian Games 2018. “Isti memiliki kualitas dengan ciri khas tersendiri. Kualitasnya pun terus menunjukkan peningkatan signifikan. Kami yakin Isti mampu meraih prestasi terbaik,” tegasnya.

    Selain Isti, saat ini terdapat empat atlet judo junior Banten yang berada di pelatnas. Keempatnya adalah Nadiyah Olivia Janet, Syerina, Nadia Husnia, dan Putri Marcella. “Mereka merupakan program jangka panjang PB Judo untuk persiapan Youth Olympic Games dan SEA Games 2019. Insya Allah ke depan Banten akan bisa berbicara banyak baik di level nasional maupun internasional. Tapi, kami akan berupaya puncak prestasi pejudo Banten terjadi pada PON XX Papua 2020 untuk Banten cemerlang,” tandas Hearviner.

    Sementara itu, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo berharap, kelima pejudo masa depan Banten tersebut bisa memanfaatkan momentum selama di pelatnas untuk meningkatkan kualitas.

“Ini kesempatan emas dan tidak semua atlet bisa berada di pelatnas. Kami bangga dan berharap kelima atlet judo Banten ini bisa memberi yang terbaik untuk Banten dan Indonesia. Terutama Isti yang akan tampil di Asian Games 2018, Agustus nanti,” ucapnya singkat. (dre/ful/ira/RBG)