Jelang Libur Tahun Baru, MMS Siap dengan Layanan Prima

Ilustrasi Tol

Tangerang – Menghadapi libur Tahun Baru 2016, PT Marga Mandalasakti (MMS) selaku pengelola jalan tol Tangerang-Merak bersiap memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jalan. Pelayanan tersebut dapat dilihat dari kondisi jalan hingga pelayanan keamanan 24 jam.

Sejak libur Natal, hingga berakhirnya libur tahun baru 2016, MMS memastikan jalan tol Tangerang-Merak terbebas dari rambu pekerjaan dan peralatan kerja rekonstruksi serta pelebaran jalan. “Jalan tol ruas Tangerang–Merak dalam kondisi baik, baik itu jalur maupun marka. Bisa dilalui dengan lancar, aman dan nyaman,” kata Direktur Teknik dan Operasi, Sunarto Sastrowiyoto.

Sebagai upaya yang dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan, MMS memastikan pelengkapan rambu-rambu jalan, spanduk-spanduk imbauan aman berkendara, VMS jalur dan mobile, optimalisasi observasi pada waktu rawan, serta relokasi lampu peringatan.

Kondisi arus lalu lintas pada libur Natal memang mengalami peningkatan sejak 23 Desember. Namun, peningkatannya tidak begitu signifikan bila dibandingkan lonjakan kendaraan pada libur Lebaran. Adapun lalu lintas harian rata-rata di tol Tangerang-Merak pada libur kali ini mencapai 140.000 kendaraan per hari.

“Traffic pada Natal dan Tahun Baru ini berbeda dengan lalu lintas Idul Fitri. Peningkatan pada libur Natal hanya sekitar 20-25 persen karena tujuan mereka hanya berlibur, bukan mudik seperti pada perayaan hari raya Lebaran,” kata Rakhmatullah, Manajer Pelayanan Lalu Lintas dan Informasi Operasional.

Meski demikian, MMS tetap mengantisipasi jika terjadi lonjakan kendaraan yang tinggi dengan cara rekayasa lalu lintas. Rekayasa lalin tersebut pun bersifat situasional, karena lonjakan arus kendaraan pada libur panjang kali ini diprediksi tidak terlalu signifikan.

“Rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional. Jika terjadi kepadatan lalu lintas di akses Cilegon Barat, maka dimungkinkan untuk dilakukan rekayasa lalu lintas dengan cara mengalihkan kendaraan yang dari atau menuju ke arah Anyer melalui Gerbang Tol Merak,” katanya.

Kecenderungan tren lalu lintas hingga saat ini terpantau normal. Nampak orang yang berniat akan ke Anyer lebih memilih melalui Gerbang Tol Cilegon Timur kemudian melalui Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon. Selain rekayasa lalu lintas, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang menuju Anyer, MMS juga siaga untuk membuka gerbang tol keluar sebagai prioritas agar tak menjadi penumpukan kendaraan di depan gerbang tol. (rls/RBOnline)