Jelang MTQ Banten 2020, Pandeglang Targetkan Masuk Tiga Besar

0
200 views
Ilustrasi
Ilustrasi

PANDEGLANG – Bupati Irna Narulita menargetkan Kabupaten Pandeglang masuk tiga besar dalam gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Banten tahun 2020 mendatang. Target ini, kata dia, dirasakan cukup realistis, mengingat Pandeglang merupakan daerah santri dan ulama.

Menurut Irna, agar target tersebut dapat tercapai, pihaknya akan melakukan orientasi terhadap dewan hakim dan panitera, agar memiliki sertifikat dan bekerja lebih baik lagi.

“Kita bukan tidak percaya dengan kemampuan para dewan hakim saat ini, tapi lebih kepada peningkatan kualitas agar menghasilkan kafilah yang berkualitas,” katanya di acara pembukaan orientasi dewan hakim dan panitera di gedung Pendopo Kabupaten Pandeglang, Sabtu (5/10).

Irna mengakui, selama ini Pandeglang hanya mampu meraih posisi lima besar di ajang MTQ tersebut. Oleh karena itu, kata Irna, dengan dilakukannya orientasi tersebut diharapkan bisa memperbaiki prestasi Pandeglang dengan masuk tiga besar pada MTQ Banten mendatang.

“Pada lomba MTQ tingkat Provinsi Banten kemarin, Kabupaten Pandeglang hanya bisa meraih peringkat empat. Saat inilah momen tepat di MTQ kabupaten untuk memantik anak kita agar terus konsen mempelajari Alquran dan bisa memperbaiki prestasi kita,”katanya.

Irna meyakini, Pandeglang bisa memperbaiki prestasi tersebut, dengan catatan para peserta dan panitia harus objektif, profesional dan tindakan transparan dari dewan hakim pada saat melakukan seleksi di MTQ tingkat Kabupaten Pandeglang.

“Dengan dedikasi yang profesional para dewan hakim akan menghasilkan kafilah Pandeglang yang berkualitas sehinga bisa bicara di tingkat Banten bahkan di MTQ nasional,” katanya.

Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten Sybli Sarjaya mengatakan, Kabupaten Pandeglang bisa menjadi juara di MTQ Banten, apabila pada saat penyeleksian kafilah dilakukan secara profesional.

“Keputusan dewan hakim mutlak tidak dapat diganggu gugat. Maka dari itu harus menjunjung tinggi kejujuran. Kejujuran dewan hakim akan melahirkan kejuaraan yang baik, jika bapak tidak profesional yang dirugikan ibu Bupati dan masyarakat Pandeglang,” katanya.

Dia berharap, Kabupaten Pandeglang bisa melahirkan kafilah yang berkualitas sehingga bisa meningkatkan peringkat Pandeglang di MTQ XVII Provinsi Banten tahun 2020 mendatang. “Saya harap pada MTQ XVII Provinsi Banten, Kabupaten Pandeglang dapat memperbaiki peringkat. Siapkan dari sekarang peserta yang akan diikutsertakan, karena peningkatan kualitas peserta tergantung dari bapak dewan hakim semua,” katanya. (dib/zis)