Jelang Pilkada Cilegon: NasDem dan PAN Laris Dilamar Tokoh

CILEGON – Partai NasDem dan Partai Amanat Nasional (PAN) kebanjiran pelamar. Setelah membuka penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota, banyak tokoh politik di Kota Cilegon yang mendaftar.

Diketahui, saat DPD NasDem Kota Cilegon membuka penjaringan tak kurang dari 11 orang tokoh yang mendaftar. Sampai kemarin, dari 11 orang tersebut sudah tujuh orang menunjukkan keseriusannya dengan mengembalikan formulir ke kantor DPD NasDem. Sedangkan DPD PAN Kota Cilegon yang tengah membuka penjaringan hingga akhir Oktober sudah tujuh tokoh yang melamar.

Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten Syaeful Bahri mengapresiasi banyaknya tokoh yang mengikuti penjaringan bakal cakon walikota dan wakil walikota Cilegon. “Hal itu paling tidak menunjukkan masih banyak tokoh yang berani menyatakan keinggiannya untuk maju di pilkada,” kata Syaeful, Senin (14/10).

Menurut dia, banyaknya tokoh yang maju akan memberikan alternatif bagi masyarakat dalam memilih sosok pemimpin di Kota Cilegon. “Keran demokrasi sudah direspons positif oleh tokoh di Cilegon. Keberanian kandidat untuk daftar menunjukkan tokoh Cilegon peduli terhadap nasib Cilegon yang ingin terus lebih baik. Prinsipnya di situ,” paparnya.

Terlebih, Syaeful menilai, tokoh-tokoh yang datang ke penjaringan NasDem dan PAN mempunyai basis massa yang jelas. “Ini sinyal buat incumbent, harus dicatat mereka bukan sekedar iseng. Mereka punya massa, di belakang massanya men-support,” ungkap mantan ketua KPU Cilegon itu.

Sementara itu, sampai kemarin ketujuh tokoh yang sudah mengembalikan formulir penjaringan ke NasDem antara lain Ketua PDIP Kota Cilegon Reno Yanuar, Ketua Partai Berkarya Provinsi Banten Helldy Agustian, Ketua PB Al-Khairiyah Ali Mujahidin, pesinetron Lian Firman, Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati, politikus Golkar Iye Iman Rohiman, dan Bendahara DPW PAN Banten Dede Rohana Putra.

Sekretaris Partai NasDem Kota Cilegon Erick Rebiin menjelaskan, pihaknya memberikan tenggat waktu pengembalian formulir penjaringan hingga Selasa (15/10). Selanjutnya, pada 19 Oktober mendatang, pihaknya akan menggelar rapat pleno untuk menentukan tiga nama yang akan disodorkan ke DPW Partai NasDem Provinsi Banten. “Ada beberapa indikator yang menjadi pertimbangan. Misalnya elektabilitas, popularitas, dan lain-lain,” ujar Erick di Sekretariat Partai NasDem Kota Cilegon, Senin (14/10).

Menurut salah satu anggota DPRD Kota Cilegon tersebut, usai mengembalikan formulir, para bakal calon diminta untuk menyerahkan hasil survei. Hal tersebut untuk tambahan pertimbangan DPP NasDem.

Dari tujuh tokoh yang telah mengembalikan formulir tersebut, hanya Ali Mujahidin dan Lian Firman yang berpasangan, dimana, Ali Mujahidin di posisi bakal calon walikota, Lian Firkan bakal calon wakil walikota. Selebihnya menargetkan posisi bakal calon walikota.

Usai mengembalikan formulir, Ali Mujahidin mengaku sudah siap maju pada Pilkada Cilegon baik dari jalur parpol maupun independen. Segala risiko sudah dipersiapkan untuk mengusung visi perubahan Cilegon.

Dalam kesempatan lain, Iye Iman Rohiman menilai apa yang dilakukannya itu sebagai keseriusannya. “Kita menyoroti UMKM, infrastruktur, pendidikan, serta mendorong peningkatan PAD,” kata pria yang kerap disapa Haji Iye tersebut. (bam/ibm/ags)