Jelang PON 2020, Sepeda Optimistis Dipertandingkan

SERANG – Cabang olahraga (cabor) sepeda belum mendapat kepastian untuk dipertandingkan pada PON 2020. Namun, Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Banten optimistis cabor tersebut tetap dipertandingkan di luar Papua.

Keyakinan Ketua Pengprov ISSI Banten Agus Prasetyo itu diungkapkan berdasarkan hasil musyawarah antara seluruh Pengprov ISSI se-Indonesia dengan Ketua PB ISSI Raja Sapta Oktohari. “Berdasarkan keputusan Ketua PB ISSI Raja Sapta Oktohari, sepeda tetap dipertandingkan. Berlangsung di luar Papua, dan sudah sepakat di Jawa Timur. Saat ini tinggal menunggu perubahan SK dari presiden,” kata Yoyo, panggilan akrab Agus Prasetyo, Kamis (2/1).

Oleh karena itu, Yoyo menjelaskan, untuk program utama Pengprov ISSI Banten di tahun ini masih mempersiapkan atlet untuk berprestasi di PON 2020 November mendatang. “Program kita tahun ini masih untuk PON. Karena dua atlet kita Muhamad Rizky dari kelas MTB Downhill (DH) dan Faisal Rasyidin dari nomor MTB Cross Country (Xco) telah lolos dari Pra PON 2019,” jelas Yoyo.

Untuk latihan atletnya, Yoyo mengaku tidak terganggu. Latihan rutin masih berjalan normal. Yoyo pun berharap kedua atletnya masih tetap tergabung sebagai atlet pelatda jangka panjang (PJP) KONI Banten. “Program kita masih terus berjalan. Try out juga akan terus kita ikuti. Terdekat try out akan berlangsung di Lubuk Linggau. Agar atlet sepeda Banten terus bisa meningkatkan kemampuannya,” ungkap Yoyo.

Yoyo berharap program Pengprov ISSI Banten tahun ini berjalan lancar. Yoyo percaya atlet sepeda Banten akan mempersembahkan prestasi membanggakan untuk nama baik Banten. “Semoga target kita di tahun ini tercapai, tanpa kendala. Saya dan seluruh pengcab akan terus berkoordinasi untuk membina atlet untuk lebih berprestasi,” kata Yoyo. (rbs/nda)