Jelang Ramadan, Harga Sembako di Pandeglang Naik

0
895

PANDEGLANG – Pemkab Pandeglang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Pandeglang belum melakukan antisipasi lonjakan harga sembako jelang Ramadan dan Lebaran 2021. Biasanya, harga sembako di semua wilayah Pandeglang melonjak sejak tiga hari menjelang Ramadan.

Kepala Seksi (Kasi) Bina Usaha Disperindag ESDM Kabupaten Pandeglang M Faiz mengakui hingga saat ini pihaknya belum melakukan pembahasan mengenai kemungkinan kenaikan harga menjelang Ramadan dan Lebaran nanti. “Belum karena sampai hari ini belum ada lonjakan masih normal. Karena kita ada tim di lapangan untuk memantau kenaikan harga,”katanya, kemarin.

Faiz mengatakan, apabila terjadi lonjakan harga pihaknya akan segera melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Disperindagpas Provinsi Banten. “Kalau ada kenaikan harga sampai lima hari, kita baru bertindak dan menyampaikannya kepada Disperindagpas Banten. Nanti kita akan lakukan apa saja harus dilakukan, apakah itu menggelar operasi pasar, atau pun lainnya untuk menekan harga,” katanya.

Ditanya soal pemberian sanksi bagi pedagang yang melakukan monopoli? Faiz mengaku pihaknya tidak bisa memberikan sanksi karena hanya bersifat koordinasi dan melakukan pengawasan terhadap kondisi pasar dan kegiatan perekonomian didalam pasar. “Kita enggak bisa berikan sanksi, karena itu kan kembali lagi ke hukum ekonomi, yaitu penawaran dan permintaan. Masak iya kita sampai memberikan sanksi bagi pedagang?,” katanya.

Agus (45) pedagang sayuran di pasar Badak Pandeglang mengatakan, ada beberapa komoditas yang berangsur turun. Antara lain, cabai rawit dari Rp140 ribu per kilogram menjadi Rp100 ribu per kilogram.(Adib)