Warga membuat jembatan darurat di Kampung Peteuysayak, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, setelah jembatan itu ambles diterjang hujan pada Rabu (2/1) malam. Foto: Abdul Rozak

PANDEGLANG-Hujan yang mengguyur Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, membuat jembatan di Kampung Peteuysayak, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, ambles pada Rabu (2/1/2019) pukul 22.00 WIB.

Kejadian itu sempat membuat akses jalan utama antara Desa Cikumbuen dan Desa Ramea terputus selama satu hari dan membuat aktivitas ekonomi warga terganggu.

Kepala Desa Ramea Oji Pahrurozi mengatakan, banyak warga yang tak bisa mengirim hasil bumi ke pasar sejak jembatan itu ambles. “Ya, masyarakat sini kan hampir semua petani, ada padi, cengkih, kopi, kelapa sawit, jahe, dan rempah-rempah lainnya. Mereka tak bisa menjalankan roda ekonomi. Soalnya, mobil pengangkut hasil bumi tak bisa lewat,” terangnya, Jumat (4/1/2019).

Sementara itu, Suwito, Babinsa Desa Ramea Koramil Mandalawangi bertindak cepat. Ia  mengajak warga membuat jembatan darurat dari bambu agar bisa dilewati kendaraan roda dua.

“Alhamdulillah, masyarakat mau gotong royong. Insya Allah, hari ini kita akan membuat jembatan lebih besar dari batang pohon kelapa supaya bisa dilewati mobil,” ujarnya. (abdul rozak)