Jembatan Cisangu Ambles, Warga Resah

0
574 views
Sejumlah kendaraan berhati-hati saat melintasi Jembatan Cisangu yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Tunjungteja, Senin (26/12).

TUNJUNGTEJA – Jembatan Cisangu yang menghubungkan Desa Malanggah dan Desa Bojongcatang di Kecamatan Tunjungteja, amblas pada Kamis (22/12) lalu. Warga pun mulai resah lantaran jembatan sebagai jalur transportasi terganggu dan harus rela mengambil jalur alternatif yang lebih jauh.

Pantauan Radar Banten, kondisi jembatan Cisangu amblas pada bagian sambungan atau pada bibir pembatas yang menuju ke Desa Catang. Namun beberapa kendaraan masih mencoba menggunakan jembatan tersebut karena akses lain terhitung jauh. Warga harus berhati-hati saat melintasi jembatan yang melintasi Sungai Cisangu tersebut.

Warga Desa Kemuning Haerudin mengatakan, awalnya jembatan amblas hanya beberapa sentimeter. Namun kemudian semakin dalam. “Sampai setengah meter amblas,” ujar Haerudin kepada Radar Banten, Senin (26/12).

Warga lain, Asep Supriadi yang tinggal di Desa Tunjungteja, tidak menduga jembatan akan amblas. Usia jembatan diperkirakan baru sekira 14 tahun. “Biasanya karyawan Nikomas atau ke Modern Cikande juga lewat jembatan tersebut. Namun sejak amblas, sudah jarang yang lewat, pada takut katanya. Kami meminta agar pemerintah bisa segera merehabilitasi jembatan karena berbahaya jika masih digunakan warga,” tuturnya.

Warga Desa Catang Aip mengatakan, belum ada dari pihak pemerintah yang mengecek kondisi jembatan tersebut. Hanya pemerintah desa yang baru meninjau dan sempat merapikan sisa amblas jembatan tersebut. “Inginnya segera diperbaiki, karena ini jalan lintas. Suka was-was kalau melewatinya, biasanya banyak mobil pengangkut pasir juga,” katanya.

Terpisah, anggota DPRD Kabupaten Serang Fahmi Hakim mengaku prihatin dengan kondisi Jembatan Cisangu yang amblas. “Usia jembatan sekira 13 tahun dan posisinya di sebelah arah Desa Catang yang amblas. Saya pikir, ini harus ditindak lanjuti, dan kebetulan DPU sebagai dinas strategis yang berkaitan dengan jembatan,” kata Fahmi.

Fahmi menilai, Jembatan Cisangu merupakan penghubung antara Desa Malanggah dan Desa Catang dan menjadi akses strategis yang biasa dipakai warga Kecamatan Tunjungteja saat menuju ke Kecamatan Pamarayan. “Harapan saya segera ditindaklanjuti,” tuturnya.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Serang ini mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala DPU Kabupaten Serang Hatib Nawawi. Direncanakan hari ini, Fahmi bersama DPU akan turun meninjau kondisi jembatan tersebut. “Saya minta Selasa untuk meninjau. Kalau kepala desa sudah dan merapikan,” ucapnya. (Shogir/Radar Banten)