Jembatan Ciujung Ditutup, Kendaraan Dialihkan ke Dalam Kota

0
899 views

LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI (BBPJN VI) sepakat untuk menutup Jembatan Ciujung yang rusak di Salahaur, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung. Untuk itu, kendaraan roda dua maupun roda empat dialihkan masuk ke dalam kota.

Kebijakan tersebut diambil untuk menindaklanjuti kondisi Jembatan Ciujung yang rusak dan  berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Untuk itu, pemerintah daerah bersama BBPJN VI menggelar rapat koordinasi untuk penanganan jembatan yang ada di jalan nasional. Penutupan jembatan akan dilakukan mulai 22 Januari sampai satu minggu ke depan. Setelah jembatan diperbaiki, kendaraan diizinkan melintas terlebih dahulu dengan kapasitas dan intensitas yang dibatasi.

Bupati Iti Octavia Jayabaya mengatakan, Jembatan Ciujung kondisinya sudah tidak layak digunakan. Karena itu, pemerintah daerah bersama BBPJN VI melakukan langkah-langkah untuk penanganan jembatan yang rusak. Salah satunya, dengan menutup Jembatan Ciujung mulai 22 Januari 2020 dan selanjutnya kendaraan dua sumbu ke atas dialihkan ke jalan nasional ke Pandeglang, sedangkan kendaraan roda dua dan roda empat bisa melintasi ke dalam kota. Untuk truk biasa dan mobil boks juga dapat melintas ke dalam kota, namun waktunya diatur, yakni mulai pukul 22.00 – 5.00 WIB.

“Kita tutup satu minggu untuk mendukung proses perbaikan jembatan. Setelah satu minggu ke depan, jembatan bisa dilalui kembali dengan kapasitas dan intensitas kendaraan dibatasi,” kata Iti Octavia Jayabaya.

Pengalihan arus kendaraan, lanjutnya, melibatkan Dirlantas Polda Banten dan Satlantas Polres Lebak. Karena itu, kendaraan yang melintas akan diawasi agar taat aturan.

“Iya, nanti kita libatkan lantas dari Polda Banten dan Polres Lebak untuk pengaturan pengalihan kendaraan ke dalam kota,” ungkapnya.(Mastur)