Jembatan Dungushaur Berlubang, Warga Resah

0
204
Jembatan
Pengendara motor berhati-hati melintas di Jembatan Dungushaur, kemarin. (Foto: Herman)

PATIA – Jembatan Dungushaur yang menghubungkan lima desa di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang dikeluhkan warga. Masyarakat setempat berharap dua lubang yang ada pada badan jembatan segera diperbaiki. Soalnya, pelat besi yang kini digunakan untuk menutupi dua lubang tersebut sangat membahayakan.

Mad Kosim, warga Dungushaur, Desa Surianeun, menerangkan bahwa lima desa yang dihubungkan oleh jembatan tersebut adalah Desa Surianeun, Cimoyan, Rahayu, Ciawi, dan Idaman. “Saya selalu risih ketika akan melintas jembatan tersebut karena khawatir terperosok,” katanya, Minggu (13/3/2016) seperti dilansir Harian Radar Banten.

Kata Kosim, sebagian warga Dungushaur akan melakukan gerakan ke kantor kecamatan, jika dalam satu bulan ini tidak ada informasi kapan jembatan tersebut akan dibangun. “Harapan ada kejelasan soal pembangunan agar warga tak lagi resah dengan kondisi jembatan tersebut,” ujarnya.

Sarna, staf Kecamatan Patia, yang ditemui Harian Radar Banten di kantornya pada Sabtu (12/3/2016), memastikan bahwa pada tahun ini Jembatan Dungushaur akan diperbaiki. Perbaikan jembatan tersebut bersamaan dengan pembangunan Jalan Bama-Perdana. “Sepertinya 2016 ini ada perbaikan Jembatan Dungushaur karena anggarannya sudah tersedia sekira Rp1 miliar dari Pemkab Pandeglang,” ungkapnya. (RB/mg-05/zis/dwi)