Jempol untuk Toga di RT 03

TAKTAKAN – Keuletan warga Lingkungan Purnabakti, RT 03 RW 10, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, dalam merawat tanaman obat keluarga (toga) mendapat pujian dari Tim 11 Juri Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020. Tak ayal, penghijauan di RT ini dapat poin bagus.

Machron Chairul Falah, ketua tim 11, menjelaskan bahwa pujian tersebut berdasar. Di setiap pekarangan rumah warga RT ini terdapat toga yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan tubuh.

“Saya sudah cek langsung. Di sini (RT 03-red),  banyak toga,” ungkap juri perwakilan Forum Kota Serang Sehat itu kepada Radar Banten, Selasa (5/5).

Kekompakan warga RT 03 membuat pekarangan rumahnya menjadi kebun toga, tegas Machron, menjadi poin tersendiri untuk kategori partisipasi masyarakat terbaik dan lingkungan paling hijau. Terlebih, lingkungannya bersih. Bebas sampah plastik.

“Sampah yang kelihatan itu cuma daun berguguran, enggak ada sampah bekas kemasan mineral atau plastik,” tegasnya.

Warga RT ini pun aktif menata lingkungannya. Untuk menghadapi penilaian LRLA, selama proses penataan lingkungan, warga iuran. Tiap pekan, warga memberikannya. Iuran ini dikumpulkan dan dicatat oleh pengurus RT. “Warga iuran seikhlasnya, dan itu dilakukan sejak ada LRLA,” jelas Machron.

Kendati demikian, penataan lingkungan RT 03 belum sempurna. Juri masih memberikan catatan agar pengurus dan warga RT ini segera membenahinya. Antara lain, selokan tidak dalam sehingga memudahlkan air meluap ketika hujan deras, sarana dan prasarana pos ronda belum lengkapi, serta kelompok peduli lingkungan dan kelompok sadar hukum belum terbentuk.

Istri dari ketua RT 03, Chairunnisa, menjelaskan bahwa warganya telah lama menanam toga. Karena kebiasaan menanam toga, ketika sakit, warga tidak langsung berobat ke rumah sakit. Tetapi mengonsumsi tanaman obat dulu. “Kalau sudah tiga hari enggak sembuh, baru dibawa ke klinik,” terangnya.

Chairunnisa mengaku sudah mencatat semua saran juri. Ia akan mengajak ibu-ibu RT 03 untuk melengkapi semua kekurangan lingkungannya di LRLA.

“Kita akan diskusikan dulu bersama bapak-bapak, baru nanti kita gerak bersama untuk penyempurnaannya,” ujarnya. (mg06/don)