Jenuh, Warga pun Bergerak Menata Kampung

0
354

GUNUNGSARI – Warga RW 02, Kampung Dukuh, Desa Luwuk, Kecamatan Gunungsari, mulai membuat pagar dan menanam tanaman. Mereka melakukannya karena jenuh setelah dirumahkan akibat pandemi Covid-19.  

Di kanan-kiri jalan di Kampung Dukuh sekira 300 meter, pagar dari bambu telah terpasang. Tanaman bunga dan sayur pun tumbuh segar di depan pekarangan rumah warga kampung ini.

Ketua Pemuda Kampung Dukuh Nuryadi mengatakan, sebelum mendapat instruksi dari Pemerintah Desa Luwuk soal Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020, September lalu, warga RW 02 sudah memulai penataan. ”Jadi sebenarnya warga sudah mulai penataan sejak Agustus,” katanya, Rabu (7/10).

Kegiatan gotong royong warga dilakukan secara perlahan, setiap Jumat pagi. Biaya penataan lingkungan menggunakan uang iuran warga. Dari membeli cat, pembelian peralatannya seperti paku dan kuas, serta tanaman hias.

Kegiatan penataan lingkungan kampung ini dilakukan warga sesuai jumlah uang yang terkumpul. Sebab, banyak warga di RW ini yang dirumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

”Jadi seikhlasnya, kalau enggak ada uang pun enggak masalah,” jelasnya. ”Progres setiap minggunya selalu terlihat hasilnya,” tambah  Nuryadi.

Sahrori, warga Kampung Dukuh, menambahkan bahwa pos ronda di kampungnya telah direnovasi. Kegiatan ini juga hasil swadaya warga.

Warga, lanjut Sahrori, juga berencana membuat taman bermain anak. ”Supaya warga makin betah di kampung, daripada pergi, banyak corona,” ungkapnya. (mg06/don)