Jokowi Akan Hadiri Dies Natalis UIN Banten

Wagub Banten Andika Hazrumy bersama Rektor UIN SMH Banten Prof Fauzul Iman saat rapat koordinasi di ruang rektor, Senin (27/8).

SERANG – Presiden Joko Widodo direncanakan akan menghadiri dies natalis ke-56 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten pada 16 Oktober 2018. Selain menghadiri kegiatan tersebut, Presiden akan meninjau revitalisasi Banten Lama yang dilakukan Pemprov Banten.

Hal tersebut terungkap usai pertemuan antara Rektor UIN SMH Banten Prof Fauzul Iman bersama jajarannya dengan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di ruang rektor, kampus Ciceri, Kota Serang, Senin (27/8).

Fauzul Iman mengatakan, dies natalis setiap tahun diadakan untuk mengenang kembali sejarah dari awal proses pendirian. Sejak dari satu fakultas, kemudian menjadi STAIN, IAIN, hingga menjadi UIN. “Tentu kenangan inilah yang dikristalisasi menjadi dies natalis. Rencananya kami mengundang Pak Presiden Joko Widodo,” ujarnya.

Guna mempersiapkan kegiatan tersebut, kata Fauzul, pihaknya berkoordinasi dengan Pemprov Banten karena Pemprov Banten pada Oktober akan memperingati HUT ke-18 Banten, yang juga akan dihadiri Presiden. “Kehadiran Pak Wagub Andika Hazrumy, alhamdulillah bahwa kegiatan dies natalis akan disinergikan dengan kegiatan HUT Banten. Presiden rencananya sekaligus meninjau progres revitalisasi Banten Lama di Banten,” katanya.

Fauzul juga mengaku, Pemprov Banten dan UIN tidak bisa terlepas. “Suasana batin karena Pemprov di bawah kepemimpinan WH-Andika akan terus memberikan perhatian kontinu terhadap perkembangan UIN,” terangnya.

Di usia UIN Banten ke-56, pihaknya berharap, terus memiliki sikap percaya diri, terus menggalang optimisme. Kegiatan-kegiatan kelembagaan secara berkualitas dan berkemajuan. “Tidak berhenti pada status quo yang ada, tapi terus melakukan pengembangan. Ke depan harus ada fakultas-fakultas seperti Fakultas Kedokteran dan Fakultas Sains dan Teknologi,” katanya.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, salah satu hal yang dibahas dengan Rektor UIN Banten terkait dengan rencana mengundang Presiden Jokowi dalam kegiatan dies natalis ke-56. “Kebetulan Pak Jokowi dalam beberapa waktu lalu, beliau (Jokowi-red) ingin meninjau revitalisasi Banten Lama. Momentum dies natalis UIN Banten merupakan momentum baik untuk mengundang Pak Presiden,” katanya.

“Momentum dies natalis sebagai perekat dalam konteks pengembangan pontensi pendidikan di Banten. Pak Rektor menginformasikan rencana insya Allah akan dihadiri oleh Presiden Indonesia. Ini kebanggaan bagi kita,” sambung Andika.

Andika berharap, di usai ke-56 sebagai lembaga pendidikan tinggi, UIN Banten dapat membantu Pemprov Banten dalam mengolah kebijakan-kebijakannya yang sesuai dengan harapan masyarakat. “Analisa kebijakan Pemprov Banten membutuhkan masukan pandangan agar program yang direncanakan dan direalisasikan bisa berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya. (Fauzan D/RBG)