Jokowi: Masyarakat Harus Bersedia Divaksin

0
1779
Presiden Joko Widodo disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1). Penyuntikan perdana vaksin Covid-19 ke Presiden Joko Widodo tersebut menandai dimulainya program vaksinasi di Indonesia.

JAKARTA – Presiden Joko Widodo berpesan kepada masyarakat setelah menerima vaksin Covid-19 pertama, pada Rabu (13/1). Jokowi berharap, seluruh masyarakat bersedia ikut vaksinasi Covid-19. “Tentunya saya berharap nanti seluruh masyarakat bersedia divaksin, karena ini adalah upaya kita untuk bebas dari pandemi,” ujar Jokowi, saat memberikan keterangan pers, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu.

Jokowi mengatakan, tahapan vaksinasi sudah diatur dan dijadwalkan secara bertahap. Ia juga memastikan bahwa vaksinasi Covid-19 program pemerintah gratis alias tidak dipungut biaya. Selain itu, Jokowi mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan meski sudah menerima vaksin. “Ingat walupun sudah divaksin nantinya kita tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Yang paling penting itu,” tegas Jokowi.

Setelah ini, proses vaksinasi akan dilanjutkan kepada masyarakat di seluruh daerah. “Setelah kita melakukan vaksinasi perdana ini nanti akan terus dilanjutkan vaksinasi di seluruh provinsi, kabupaten dan kota di seluruh Tanah Air,” ungkapnya. 

Jokowi memastikan keamanan vaksin Covid-19 yang disuntikan. Sebab, vaksin buatan Sinovac itu telah mendapat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Vaksin Covid-19 juga telah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Jokowi.

Dikatakannya, vaksinasi penting untuk memutus mata rantai penularan virus corona. Selain memberikan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, vaksinasi juga diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi.

Sejumlah pejabat dan tokoh telah menjalani vaksinasi perdana Covid-19 bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Rabu (13/1). Mereka berasal dari berbagai elemen masyarakat, baik pejabat, tokoh agama, petugas kesehatan, perwakilan pengusaha, perwakilan guru, artis, buruh hingga pedagang pasar.   Sejumlah tokoh yang ikut divaksin antara lain, Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Kyai Ishomuddin dari PBNU, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis dan selebritas Raffi Ahmad.

Selain itu, ada pula Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua PGRI Unifah Rasyidi serta perwakikan dari PGI, KWI, PHDI, Permabudhi dan Matakin. Kemudian, Kepala BPOM Penny Lukito, Ketua Kadin Rosan Roeslani, Sekjen Ikatan Bidan Indonesia Ade Zubaedah,

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Juru Bicara Vaksinasi Reisa Brotoasmoro. Untuk perwakilan perawat ada Nur Fauzah, perwakilan buruh oleh Agustini Setiyorini, dan Ibu Narti yang mewakili pedagang pasar. (kpc/air)