Jual Beli Pakai Aplikasi InDag

Kepala Disperindag Maya Mardiana memperlihatkan aplikasi InDag.

CIPUTAT – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah dilakukan Pemkot Tangsel untuk memutus mata rantai Covid-19. Untuk itu, Pemkot melakukan kebijakan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakatnya. Untuk Itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Disperindag) membuat aplikasi agar pemenuhan kebutuhan masyarakat Tangsel bisa terpenuhi meski dari rumah saja.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangsel Maya Mardiana menjelaskan bahwa saat ini pemerintah sudah menyiapkan aplikasi InDag yakni Informasi Pedagang Tangsel. Aplikasi ini merupakan layanan antar belanja kebutuhan warga. “Jadi melalui aplikasi ini warga bisa pilih pasar dan komoditi yang diperlukan sambil tetap beraktivitas di rumah dan tetap menjaga kebersihan lingkungan,” kata dia.

Aplikasi ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Tanpa harus melakukan aktivitas di luar rumah. Sehingga kegiatan ekonomi pedagang juga bisa terjaga sebagaimana diharapkan. Untuk teknisnya sendiri, masyarakat akan diberikan fasilitas berupa pelayanan pasar yang maksimal. Dimana masyarakat bisa memilih sendiri pasar mana yang akan dituju.

Selain berfungsi sebagai penopang kebutuhan masyarakat, InDag ini juga berfungsi sebagai salah satu media promosi. Sebab di dalamnya ada banyak barang IKM. “Ke depannya kami akan membuka komunikasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM, agar bisa memasukkan produknya ke aplikasi ini,” kata dia.

Maya juga menambahkan bahwa sambutan dari pihak warga dan pelaku usaha pun sangat baik. Sebab dengan menggunakan aplikasi ini masyarakat akan diberi berbagai macam kemudahan. “Masyarakat bisa memilih Pasar mana dan pedagangnya, jika ingin Beli mereka bisa bertransaksi langsung dengan pedagang melalui via WhatsApp, untuk harganya dan bagaimana proses pengirimannya pembeli bisa berkomunikasi langsung dengan pedagangnya,” jelasnya.

Ini aplikasi layanan pedagang yang bisa mengantarkan produk yang didagangkannya. “Sampai hari ini sudah ada Ratusan pedagang yang masuk ke aplikasi ini,” ungkapnya seraya mengatakan, aplikasi itu bisa diunduh melalui Play Store.

Salah seorang pedagang sembako Pasar Serpong Dadang mengapresiasi Dinas Indag yang berupaya menjembatani transaksi dirinya dengan pembeli melalui aplikasi ini. Menurutnya hal ini sangat membantu omzetnya selama pandemi covid-19. “Semoga wabah covid ini cepat berlalu. Terus terang ini sangat membantu saya,” pungkasnya. (asp/rbnn)