Jual Miras, Tiga Toko Tertangkap Tangan oleh Bupati Irna

BUpati Irna
Bupati Irna Narulita didampingi anggota Satpol PP memeriksa miras oplosan hasil sidak di Pasar Badak Pandeglang, Jumat (3/6). (Foto: Istimewa)

PANDEGLANG – Tiga toko di Pasar Badak Pandeglang tertangkap tangan oleh Bupati Irna Narulita menjual minuman keras (miras) oplosan dalam inpeksi mendadak (sidak), Jumat (3/6). Kepada salah seorang penjual, Irna mengancam akan memidanakannya, jika tidak segera bertobat atau menghentikan aktivitas jual beli barang haram tersebut.

Orang nomor satu di Pandeglang ini mengatakan, jika tidak dihentikan, miras bisa mengakibatkan bobroknya generasi bangsa. “Kalau bapak nanti masih menjual miras, nanti saya koordinasikan dengan Pak Kapolres untuk menangkap bapak karena bapak telah merusak generasi bangsa,” tegas Bupati ketika menegur pedagang miras di Pasar Badak Pandeglang itu, seperti dilansir Harian Radar Banten.

Irna menambahkan, selain akan memidanakan penjual, juga akan menutup praktik penjualan miras. Tindakan para pedagang itu, kata Bupati, sangat memprihatinkan karena dengan leluasa menjual miras. “Saya mengutuk perbuatan tidak terpuji itu. Apalagi, kita akan menghadapi bulan suci Ramadan, yang akan turunnya rahmat dan ampunan. Namun, masih ada saja masyarakat yang melakukan tindakan tidak terpuji itu,” katanya.

Kata Irna, pemberantasan dan menindak tegas terhadap para pedagang miras sudah menjadi komitmen Pemkab. Tujuannya agar tidak ada generasi muda yang terpengaruh alkohol. “Ini menjadi tugas kita bersama aparat penegak hukum untuk menyelesaikan permasalahan ini dan harus diselesaikan secara hukum. Apalagi, sering kita lihat tindakan kejahatan mulai dari pemerkosaan itu dilakukan karena meminum minuman yang beralkohol,” terangnya.

Irna menginstruksikan Satpol PP agar rutin menggelar razia terhadap penjual alkohol. “Satpol PP harus lebih tegas lagi dan jangan sampai bermasalah, atau pun main mata dengan pedagang minuman keras. Tujuannya untuk memberikan efek jera kepada pedagang miras,” ujarnya.

Penjual miras oplosan di Pasar Badak yang enggan disebutkan namanya mengaku, baru-baru ini menjual miras di Pasar Badak. “Dagang ini (miras-red) saya baru, Pak. Saya berjanji tidak akan dagang (menjual-red) miras lagi,” katanya.

Entong Haromaen, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Pandeglang berjanji, akan menidaklanjuti instruksi Bupati. “Kita selalu melakukan razia bagi penjual miras, tetapi kami akan lebih intensif lagi. Apalagi, kita akan memasuki bulan Ramadan, yang harus bebas dari minuman beralkohol,” ujarnya. (Iman F/Radar Banten)