Juara Internasional, Marzella dan Rizki Diguyur Bonus

0
405 views

SERANG – Marzella dan Rizki Juniansyah menerima bonus sebesar Rp50 juta dari KONI Banten dan Pemprov Banten, Senin (4/11). Bonus itu adalah ganjaran atas prestasi atlet karate dan angkat besi di kejuaraan internasional.

Diketahui, Marzela merebut medali perak pada Kejuaraan Dunia Karate WKF Cadet, Junior, dan U21 Word Championship 2019, di Santiago, Chile, Minggu (27/10) lalu. Sementara Rizki meraih tiga medali perak pada Asian Youth and Junior Weight Lifting Championship 2019, di Pyongyang, Korea Utara, Minggu (26/10).

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, pemberian bonus tersebut sebagai bentuk apresiasi Pemprov Banten kepada atlet yang berprestasi di tingkat dunia. Harapannya, memacu semangat atlet lain untuk lebih giat berlatih sehingga mampu bersinar di kancah internasional.

“Pemprov Banten sangat menghargai prestasi yang dipersembahkan atletnya. Semoga bonus yang diberikan ini bisa menjadi cambuk bagi atlet agar bisa mempertahankan prestasi yang telah diraih. Maksimalnya bisa meningkatkan apa yang telah dicapai. Juga menjadi pemicu bagi atlet lain agar bisa menjadi juara tingkat dunia,” kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi.

Pemberian bonus secara langsung dilakukan Andika didampingi Ketua Umum (Ketum) KONI Banten Rumiah Kartoredjo di lapangan Sekretaris Daerah Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang, Senin (4/11).

Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengucapkan selamat kepada kedua atlet tersebut yang telah mengharumkan nama Indonesia dan Banten di mata dunia. Terkait besaran bonus, Rumiah meminta atlet tidak menilainya dari jumlah yang diberikan.

“Ini bentuk apresiasi pemerintah, jangan dilihat dari nominalnya. Semoga prestasi yang telah diraih ini menjadi contoh bagi atlet-atlet cabang olahraga lain agar lebih berlomba-lomba untuk merebut prestasi di tingkat lokal sampai internasional,” jelas Rumiah.

Rumiah juga mengingatkan agar Rizki dan Marzella, termasuk seluruh atlet Banten lainnya, untuk lebih giat dalam berlatih guna meningkatkan kemampuan. “Kalau kemarin juara di tingkat junior, berarti nanti di tingkat senior. Kalau kemarin di Asia, nanti di Eropa,” harap Rumiah. (rbs/nda/ira)