Juara Sepak Takraw Porprov Ikut Pra PON

Tim sepak takraw Kota Cilegon latihan, Senin (17/12). Mereka memulai latihan rutin untuk pemantapan menuju Pra PON 2019 di Bengkulu meskipun jadwal pelaksanaannya belum resmi disampaikan PB PSTI.

SERANG – Peraih juara pertama dan kedua Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten 2018 dipastikan akan memperkuat Banten di Pra PON 2019. Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Banten Golib Abdul Mutolib menegaskan, keputusan itu merupakan kesepakatan pengurus Pengprov PSTI Banten sebelum porprov rampung.

“Untuk atletnya, didominasi dari Kota Cilegon (juara umum-red) dan Kabupaten Tangerang (juara kedua-red). Karena hasil kesepakatan bersama saat porprov, hanya atlet yang juara umum satu dan dua yang akan dipanggil untuk memperkuat Banten di Pra PON,” katanya, Selasa (18/12).

Abdul mengatakan, kendati jadwal Pra PON belum diketahui, latihan para atlet sepak takraw yang akan mengikuti Pra PON di Bengkulu telah dimulai pada Senin (17/12). “Atlet tetap berlatih di daerahnya masing-masing. Pra PON nanti di Bengkulu, tapi soal tanggal dan bulan pastinya belum tahu. Belum ada undangan resminya dari PB (pengurus besar),” jelasnya.

Soal latihan pemantapan atlet sepak takraw Pra PON, senada disampaikan Sekretaris Umum Pengprov PSTI Banten Muchlis Ali. Ia optimistis, atlet sepak takraw Banten mampu merebut tiket PON 2020. Ia berharap, jadwal Pra PON tidak disebarkan secara mendadak.

“Kita juga masih menunggu waktu pelaksanaanya dari PB. Tapi, atlet-atlet latihan terus jalan,” tutur Muchlis.

Latihan atlet di bawah pengawasan langsung pelatih sepak takraw Kota Cilegon Usman Cambari. Usman mengaku, terus menggeber latihan para atletnya untuk menyambut Pra PON 2019. Ia tidak ingin timnya berleha-leha.

“Sepekan dari porprov, kita sudah langsung aktif latihan. Latihan rutin secara desentralisasi di Ciwandan, Cilegon. Kami ingin tampil maksimal di Pra PON mendatang. Untuk itu, kami terus memperbaiki kekurangan fisik dan teknik atlet,” beber Usman. (Riko B/RBG)