Atlet lembar lembing Kabupaten Lebak sedang berlatih di Stadion Heroik Kopassus Kota Serang, Kamis (16/8).

SERANG – Kabupaten Serang hanya mengirim dua atlet untuk mewakili nomor lempar lembing dari cabang olahraga atletik pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten 2018. Atlet atletik yang dikirim oleh KONI Kabupaten Serang terbilang terbatas, sehingga harus dibagi oleh nomor lain seperti lari dan lempar cakram.

Pelatih Lempar Lembing Kabupaten Serang Safiudin menuturkan, dua atlet yang siap berangkat ke Kabupaten Tangerang pada November mendatang masih berusia pelajar, putra dan putri. Safiudin mengungkapkan, tuan rumah menjadi lawan yang akan lebih diwaspadai.

“Atlet kita kelahiran tahun 2001. Pada Porprov tidak mengenal usia, tidak ada katageri pelajar, junior, atau senior, semuanya termasuk umum. Kabupaten Tangerang bisa menjadi saingan terberat,” katanya, disela mengawasi atlet berlatih di Stadion Heroik Kopassus Kota Serang, Kamis (16/8).

Kendati tidak ditarget tinggi, oleh KONI Kabupaten Serang, Safiudin mengaku tetap menggeber waktu latihan atletnya agar mendapatkan hasil maksimal untuk menuai prestasi. Enam hari dalam sepekan atlet lembar lembing diwajibkan mengikuti pelatihan.

“Kami enggak ditargetkan meraih medali (dari KONI Kabupaten Serang). Tapi kami tetap berlatih sungguh-sungguh dan berharap bisa meraih medali emas, terutama untuk atlet putra (potensi meraih medali),” tuturnya.

Ia mengatakan dalam persiapan menghadapi Porprov, pihaknya telah menyusun rencana kerja dan telah diterapkan. Adapun konsep yang sedang berjalan tersebut ialah program umum yang meliputi penguatan daya tahan dan kekuatan otot.

“Kami masih program umum di bulan Agustus ini. Baru nanti mendekati bulan September sudah masuk program khusus. Di program khusus lebih berat. Kemudian di bulan Oktober dan awal November sudah masuk pra-kompetisi,” ucapnya.

Ketua KONI Kabupaten Serang, Pujiyanto berharap atlet dari seluruh cabang olahraga yang diterjunkan ke pesta olahraga terbesar di Banten itu untuk tekun berlatih dan mempersembahkan hasil maksimal untuk pemerintah daerah dan masyarakat. “Moto kami gawe prestasi. Oleh karena itu kami tidak mau berleha-leha,” katanya. (rbs/ibm/ags)