Peserta kejurda sepatu roda Banten.

TANGERANG – Sukses sebagai juara umum pada tahun 2017 dilanjutkan Pengucab Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kabupaten Tangerang dengan mempertahankan gelar pada Kejurda Sepatu Roda Banten 2018, Minggu (22/4). Pada Kejurda yang digelar di Lintasan Ecopark Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang, mampu mendulang 16 medali emas, sembilan medali perak, dan enam medali perunggu.

Perolehan itu jauh meninggalkan Kota Serang yang keluar sebagai juara kedua dengan membawa pulang enam medali emas, 11 medali perak, dan satu medali perunggu. Juga unggul jauh dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang menempati peringkat ketiga dengan capaian lima medali emas, lima medali perak, dan enam medali perunggu.

Alhamdulillah, ini buah latihan dan kerja keras atlet dan pelatih. Kami melihat semua mengalami peningkatan karena mereka rutin latihan dan menjalani beberapa tryout. Kami berharap semua mampu dipertahankan atau ditingkatkan hingga Porprov, November nanti,” kata Ketua Harian Pengcab Porserosi Kabupaten Tangerang Zainab Umiani.

Umi, sapaan Zainab Umiani, menyatakan progres atlet Kabupaten Tangerang juga tidak lepas dari perhatian KONI Kabupaten Tangerang yang memberikan dana pembinaan rutin khususnya buat atlet yang masuk dalam program Pelatda Tim Prestasi.

“Ini membuat kami semakin semangat untuk berlatih, kami ingin membalas perhatian yang diberikan Pemkab Tangerang lewat KONI dengan prestasi,” imbuhnya.

Pada acara pembukaan, Wakil Ketua Umum KONI Banten H Engkos Kosasih mengharapkan, dari kejurda itu, Porserosi Banten bisa kembali mencetak atlet berprestasi. Harapan itu mengemuka, karena Porserosi Banten merupakan cabor yang rutin menyumbang medali buat Banten di ajang pekan olahraga nasional (PON).

“Mulai dari PON pertama sampai terakhir (PON XIX/2016 Jawa Barat-red) sepatu roda rutin menyumbang medali mulai dari emas hingga perunggu. Ke depan, kami sangat ingin Banten bisa menyumbang medali emas seperti yang dilakukan Bayu Bimantoro di PON Palembang,” harap Engkos pada sambutan pembukaan.

Apalagi ke depan, ungkap Engkos, sepatu roda akan memiliki lintasan sendiri yang dibangun oleh Pemkab Tangerang. Sehingga, nantinya atlet Banten bisa berlatih lebih rutin dan mampu bersaing dengan provinsi lain yang memiliki sarana lintasan.

Ketua Umum KONI Kabupaten Tangerang M Komarudin menyambut baik digelarnya kejurda karena ajang kejurda merupakan ajang evaluasi hasil latihan atlet-atlet selama ini. Dengan semakin banyaknya kejuaraan, diyakini akan meningkatkan kualitas dan prestasi atlet. “Kami sangat mendukung sepatu roda untuk berkembang di Kabupaten Tangerang dan Banten karena sudah terbukti prestasinya dengan selalu menjadi juara umum dan menghasilkan atlet berprestasi nasional dan internasional,” ujar Komarudin.

“Kami berharap, setelah dibangun lintasan sepatu roda di BSD City oleh Pemkab Tangerang, prestasi atlet Kabupaten Tangerang dan Banten bisa lebih baik lagi. Bahkan bisa menghasilkan medali emas lebih banyak di PON nanti,” pungkasnya. (apw/ibm/RBG)