Kades Kayuagung: Pembangunan Infrastruktur Merata

Kepala Desa Kayuagung Alwi

       TANGERANG Dulu, Desa Kayuagung adalah desa tertinggal di Kecamatan Sepatan. Namun, menurut Kepala Desa Kayuagung Alwi, predikat itu telah ditinggalkan sejak ada Dana Desa. Desa ini menjadi desa berkembang. Pembangunan infrastrukturnya, diklaim, merata.

       ”Perkembangan Desa Kayuagung dari saya menjabat kepala desa sejak 2013, semakin membaik. Terlebih, sejak ada Dana Desa, pembangunan infrastruktur khususnya jalan-jalan jadi merata. Juga saluran pembuangan air limbah (SPAL),” aku Alwi kepada Tim Saba Desa Radar Banten saat ditemui di Kantor Desa Kayuagung, Senin (23/4).   

       Alwi mengatakan, pada 2018 Pemerintah Desa Kayuagung melaksanakan empat program pembangunan fisik. Yakni, pembangunan gedung pos kesehatan desa (Poskesdes), gedung pendidikan anak usia dini (PAUD), jalan paving block, dan saluran pembuangan air limbah (SPAL). Keempat program pembangunan ini dilaksakanan di 16 titik.

       ”Tahun 2018 kemarin, kita bangun Poskesdes dan PAUD desa. Semuanya berlokasi di Kampung Pisangan Priuk. Lalu, kita bangun paving block di 11 titik dan SPAL di tiga titik,” paparnya.

       Tahun ini, lanjut Alwi, pembangunan infrastruktur di desanya masih dilanjutkan. Pemerintah Desa Kayuagung memprioritaskan pembangunan jalan lingkungan menggunakan paving block.

       Tahun ini pula, Pemerintah Desa Kayuagung akan membangun satu unit gedung PAUD. Lokasinya di Kampung Gangkenari. ”Lalu, kita bangun jalan betonisasi di dua titik dan jalan paving block di sembilan titik,” jelas Alwi.

       Pemerintah Desa Kayuagung, disebutkan akan membentuk BUMDes. ”Rencananya akan bergerak di bidang perdagangan. Mungkin, kita akan membuat warung sembako,” ucapnya. 

       Pelaksanaan program pembangunan di desanya, Alwi mengaku, pemerintahannya selalu mengajak seluruh elemen masyarakat. Sinergitas antara pemerintah desa dengan masyarakat sangat penting dalam menyukseskan program pembangunan.

       ”Kita terus memberikan pemahaman kepada masyarakat, karena keberhasilan pembangunan infrastruktur di Desa Kayuagung bukan semata-mata berkat kehebatan kepala desa beserta aparaturnya, melainkan karena kerja sama semua elemen masyarakat yang ada di desa. Alhamdulillah, di desa kami semuanya bergerak hingga pembangunan berjalan lancar,” tutur Alwi. 

       Ia mengutarakan rasa bangganya, karena Desa Kayuagung berhasil meraih juara umum MTQ tingkat Kecamatan Sepatan selama lima kali berturut-turut. ”Alhamdulillah, kita juara MTQ Tingkat Kecamatan Sepatan sejak tahun 2014,” pungkas Alwi. (pem/rb/sub)