Kadis PU Diperiksa Terkait Proyek Kantor Kecamatan Ciwandan

Cilegon
Ilustrasi/ Inet

KEPALA Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Cilegon Nana Sulaksana memenuhi panggilan Kejari Cilegon, Kamis (3/3/2016). Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan mark up proyek pembangunan dan rehab kantor Kecamatan Ciwandan senilai Rp4,2 miliar.

Seperti diberitakan Harian Radar Banten, Nana Diperiksa penyidik Kejari Cilegon, R Timur Ibnu Rudianto, sejak pukul 10.30 sampai pukul 13.00 WIB. Pemeriksaan Nana dilakukan untuk mengonfirmasi hasil audit Badan Pengawas Keuangan (BPK) yang menyatakan ada kelebihan pembayaran yang dilakukan oleh Dinas PU kepada pelaksana proyek PT Wijayandaru Utama sebesar Rp200 juta dalam pembangunan kantor Kecamatan Ciwandan.

Jaksa Pratama Kejari Cilegon R Timur Ibnu Rudianto mengatakan, pemeriksaan itu merupakan lanjutan dari proses pemeriksaan sebelumnya. “Saat ini masih dalam tahap pulbaket (pengumpulan barang bukti dan keterangan), tersangka juga belum ada,” katanya singkat, kemarin.

Sementara itu usai diperiksa, Nana Sulaksana mengklaim bahwa pembangunan kantor Kecamatan Ciwandan tidak bermasalah. “Pembangunan gedung itu memang rencananya selesai pada tahun 2014. Cuma kita mengalami sedikit keterlambatan karena ada pemindahan arsip kecamatan. Tapi kan itu sudah selesai pembangunannya,” ujarnya. (RB/mg10/ibm/ags)