Pelepasan kafilah Banten di pendopo.

MATARAM – Kafilah Provinsi Banten terus menjaga asa untuk meraih juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVI di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), 30 Juli hingga 6 Agustus. Hingga Senin (1/8) ada tujuh peserta dari kafilah Banten berhasil mencatatkan hasil maksimal dari 11 golongan lomba yang telah diikuti Banten.

Mereka yaitu Dewi Yukha Nidha merah posisi 1 pada cabang tahfid 30 juz putri, Muhammad Rif’at Al-bana meraih posisi 1 pada cabang tahfid 20 juz putra. Sementara pada cabang tilawah remaja, Banten berada di posisi kedua atas nama Farhan Muhammad dan Reni Desma Jefri.

Pada cabang musabaqah makalah Quran atas nama Ahmad Hamdani dan Musviyah Saidah, serta timcabang Fahmil Quran masuk babak semifinal. Sementara cabang tafsir bahasa arab putri meraih posisi ketiga atas nama Ulfiyaturrohmah Azizah.

Ketua Harian LPTQ Banten Sybli Sarjaya mengatakan, kafilah Banten hari ini tampil di sembilan golongan lomba, antara lain qiraat Quran, tartil Quran (Putra dan Putri) tahfid 10 juz (putra), Tafsir Bahasa Arab (putra), Syahril Quran (putri), Tilawah Canet (putra dan putri) dan Tahfidz 20 juz (putri).

“Alhamdulillah keadaan kafilah MTQ Banten hingga hari ini semuanya sehat walafiat. Meski gempa vulkanik Rinjani yang menimpa NTB tidak mempengaruhi jalannya MTQ. Hari ini akan tampil sembilan golongan lomba,” kata Sybli, melalui rilis yang diterima Radar Banten Online, Selasa (2/8).

Menurutnya Sybli, di Hotel Lombok Raya tempat penginapan kafilah Banten, terus membangun suasana kekeluargaan dan terlihat sangat akrab dan saling support. Bahkan seluruh peserta selalu melakukan salat berjamaah dilanjutkan dengan membaca surat Yasin, zikir dan doa bersama serta tausiyah.

“Mohon doanya kepad masyarakat banten, semoga peserta yng akan tampil dapat meraih prestasi terbaik dan Banten juara umum,” ucap Sybli. (Fauzan Dardiri)