Kain Bekas pun Jadi Pot Bunga

0
1.170 views

SERANG – Kain bekas pun bisa jadi pot tanaman. Bentuk penerapan sistem 3-R (reuce, reduce, recycle) ini dilakukan oleh warga Lingkungan Kesuren, RT 02 RW 023, Kelurahan Sumurpecung, Kecamatan Serang. Mereka telah memanfaatkan kain bekas untuk menanam bunga.

Ketua RT 02 RW 023 Selly Sanefa mengatakan, kain yang dijadikan pot bunga merupakan kain yang sudah tidak terpakai. Seperti, kain pel, keset, hingga sajadah bekas. Warga membentuk pot tanaman dari kain bekas itu dengan adonan semen. Pemanfaatan barang bekas menjadi pot tanaman juga dilakukan warga terhadap botol-botol plastik bekas kemasan minuman.

Pot-pot ini tidak hanya untuk menanam bunga, meskipun di Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020, perkampungan ini diproyeksikan menjadi lingkungan penuh bunga. Warga RT 02 RW 023, Lingkungan Kesuren, lanjut Selly, juga menanam tanaman lain yang bermanfaat bagi keluarga. Di antaranya, cabai, tomat, jahe merah, kunyit, dan lidah buaya.

“Karena rata-rata rumah warga enggak semua punya lahan kosong, kita konsepnya menggunakan pot gantung di tiap rumah warga,” jelasnya, Senin (6/4).

Agar bisa bersaing dengan RT lain di LRLA, warga RT 02 RW 023, Lingkungan Kesuren, tengah berusaha menata kampungnya menjadi indah, bersih, dan aman. Warga sudah beberapa kali kerja bakti. Warga melakukan pengecatan jalan paving block dan pemagaran. “Kita bertahap menatanya,” ungkap Selly.

Sementara, Sekretaris RW 023, Lingkungan Kesuren, Agus Saefudin menjelaskan, pemanfaatan kain bekas menjadi pot tanaman karena lebih ekonomis. Sebab, warga akan butuh biaya lebih besar jika membeli pot. “Supaya lebih hemat dan kain bekas bisa bermanfaat. Kain itu dimasukin ke adonan semen, kemudian dibentuk modelnya sesuai keinginan,” bebernya.

Ketua RW 023, Lingkungan Kesuren, Sihabuddin menambahkan bahwa ibu-ibu warga RT 02 mandiri membeli bunga untuk ditanaman di halaman rumahnya. “Saya ini sudah tiga kali ke toko tanaman buat beli bunga untuk keperluan lomba. Yang terpenting, warga semangat menata lingkungannya,” katanya.

Lurah Sumurpecung H Rohani S.Sos, M.Si mengungkapkan dukungannya terhadap LRLA. Alasannya, karena lomba ini mendorong kesadaran warganya akan pentingnya kebersihan dan keamanan lingkungan. “Saya berharap, lomba seperti ini bisa dilaksanakan berkelanjutan setiap tahun,” tuturnya. (rio/don)