RANGKASBUTUNG – Persoalan korupsi yang marak hingga ke daerah menjadi tantangan bagi para penegak hukum. Karena itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebak Lanna Hany Wanike Pasaribu akan mengutamakan pencegahan dan pengembalian keuangan negara yang dikorupsi.

“Sesuai instruksi Presiden, kita mengutamakan pengembalian kerugian keuangan negara serta melakukan aksi pencegahan tindak pidana korupsi,” kata Wanike usai tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Sirnarana Rangkasbitung dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-59, Senin (22/7).

Melalui momentum Hari Bhakti Adhyaksa, lanjut dia, pihaknya akan terus berupaya menegakkan supremasi hukum tanpa ada pandang bulu.

Wanike berharap peran aktif dari masyarakat agar melaporkan setiap ada tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum jaksa.

“Kami tidak akan menghalang-halangi pengusutan, apalagi menutup-nutupi oknum jaksa yang tidak menjalankan tugas sesuai tupoksi. Kami akan mengusut setiap laporan yang berkaitan dengan jaksa nakal, baik pelanggaran tindak pidana atau pun kode etik,” katanya.

Karena itu, pihaknya mengutamakan upaya preventif untuk pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, aparatur pemerintah, dan pelajar tentang cara pencegahan KKN.

“Kita juga terus aktif menggelar jaksa masuk sekolah dari tingkat SD hingga SMA sebagai salah satu upaya pencegahan korupsi secara dini,” ungkapnya. (Nurabidin)