Kajari Pandeglang: BPJAMSOSTEK Sangat Bermanfaat

Kajari Pandeglang Suwarno dan Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Serang Didin Haryono.

PANDEGLANG – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pandeglang Suwarno memastikan kepada masyarakat pekerja bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sangat bermanfaat.

“Manfaatnya besar. Para pekerja masuk BPJAMSOSTEK mendapatkan perlindungan jaminan bila mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia. Iuran kepesertaannya sangat terjangkau. Cuma Rp16.800 setiap bulan,” kata Suwarno usai kegiatan Monitoring dan Evaluasi Serta Perjanjian Kerja Bersama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Kejaksaan Negeri Pandeglang, Senin (20/7) sore.

Untuk itu, kata Suwarno, Kejari Pandeglang akan ikut berperan aktif menyosialisasikan program BPJAMSOSTEK kepada masyarakat, seperti kepada para pedagang dan pengusaha mikro. “Di Pandeglang mayoritas perusahaan kecil. Bila Ada yang menunggak iuran, itu karena perusahaannya terdampak Covid-19,” ungkap Kajari.

Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Cabang Serang Didin Haryono mengapresiasi Kajari Pandeglang yang respons terhadap program BPJAMSOSTEK. “MoU ini adalah MoU perpanjangan dari tahun lalu yang akan habis pada Agustus mendatang. Penandatanganannya kami percepat di bulan Juli ini,” jelas Didin.

Kata Didin, di Pandeglang memang belum ada perusahaan berskala besar. Namun pihaknya berupaya memaksimalkan program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja nonformal, seperti pedagang, nelayan, petani, dan pelaku usaha mikro. Mereka minimal ikut dua program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian dengan iuran Rp16.800 per bulan.

“Manfaatnya, bila meninggal dunia maka ahli waris dapat santunan Rp42 juta dan bila mengalami kecelakaan kerja akan mendapatkan jaminan biaya pengobatan di rumah sakit sampai sembuh,” jelas Didin.

Di Pandeglang, lanjut Didin, lebih dari 1.400 orang aparatur pemerintah desa yang masuk program BPJAMSOSTEK. “Kami sudah menyerahkan manfaatnya berupa santunan kematian kepada para ahli waris bagi aparatur desa yang meninggal dunia,” jelas Didin. (aas)