Kalah dari Sumbersari 2-1, Serang Jaya Laporkan Wasit

TANGERANG – Serang Jaya FC menelan pil pahit saat bertandang menghadapi Sumbersari FC di Stadion Gajayana, Kota Malang, Senin (18/11). Kompetisi pembuka Liga 3 regional Jawa itu berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan tim tuan rumah. Keputusan wasit dinilai merugikan Serang Jaya.

Sejak awal laga dimulai, kedua tim saling menerapkan permainan terbuka. Jual beli serangan terjadi antara kedua tim. Beberapa kali trio andalan Serang Jaya FC, yaitu Dede Ardhy Pradana, Muhammad Saefullah, dan Munawiri mampu merepotkan barisan belakang Sumbersari FC.

Namun, tuan rumah mencetak gol lebih dulu. Lucy Ariawan mampu menjebol jala melalui tendangan bebas jarak 23 meter di menit ke-44. Sepakan yang mengarah deras ke sisi kiri gawang tak mampu ditepis penjaga gawang Serang Jaya, Eji Pratama. Skor 1-0 itu bertahan hingga paruh pertama usai.

Di babak kedua, tamu berusaha untuk bangkit. Perlahan mereka terlihat mendominasi permainan, terutama dalam hal serangan balik. Gol penyeimbang pun lahir untuk klub kebanggaan masyarakat Kota Serang itu. Adalah Munawiri yang mampu mencatatkan namanya di papan skor di menit 56.

Sayang, kedudukan seri tak bertahan lama. Di menit ke-68, pemain belakang Doli Sutikno mencetak gol bunuh diri usai terjadi kemelut di depan gawang. Jebolan Diklat Salatiga tersebut dinilai menyundul bola dan sundulannya dianggap sudah melewati garis gawang, baru dibuang jauh-jauh. Gol itu akhirnya jadi penutup duel antara kedua klub dan memastikan Sumbersari FC meraih kemenangan leg pertama dengan skor 2-1.

Usia laga, Manajer Serang Jaya, Zeka Bachdi mengaku kecewa. Soalnya, merasa diperlakukan tidak adil oleh wasit ketika bermain di daerah Jawa Timur.

“Sudah kesekian kalinya kami diperlakukan demikian. Di dalam sepak bola memang ada menang dan kalah. Namun, saya tidak suka bila caranya demikian,” kata Zeka, Senin (18/11).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Serang itu menegaskan, akan mengirimkan surat keberatan kepada PSSI. “Manajemen sudah punya bukti konkretnya. Tim media kami merekam pertandingan sejak menit awal. Rekaman video akan kita lampirkan sebagai bukti pertimbangan untuk PSSI menindak tegas perangkat wasit yang bertugas,” jelas Zeka.

Sedangkan Asisten Pelatih Sumbersari FC Fahrial Amiq menyatakan, kedua skuat sudah bermain bagus. Harus dianjungi jempol. “Saya tidak mau membahas soal keputusan wasit, tetapi lebih kepada hasil. Soalnya, kami kecolongan gol tandang. Serang Jaya bila di 23 November nanti menang 1-0 dari kita, maka bisa melenggang ke fase berikutnya. Jadi, posisi kami belum aman,” kata Fahrial. (rbs/nda/ira)