Kalahkan PSGC Ciamis, Persita Patahkan Tren Negatif

Gelandang Persita Amarzukih (kanan) berduel memperebutkan bola dengan pemain PSGC Ciamis (kiri), Kamis (22/8) di Stadion Sport Centre Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Foto : Persita Media For Radar Banten

TANGERANG – Gol tunggal Sirvi Arvani membawa kemenangan untuk Persita Tangerang saat menjamu PSGC Ciamis, di Stadion Sport Centre Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (22/8). Hasil itu sekaligus memecah tren negatif Persita pada tiga laga kandang sebelumnya yang berakhir imbang.

Memulai pertandingan, Persita seperti kurang cepat ‘panas’. Di babak pertama, bahkan Persita lebih banyak harus bertahan. Serangan terus datang dari PSGC Ciamis.

Bahkan, pertandingan baru berjalan dua menit. Gawang Persita langsung terancam. Pemain PSGC Ciamis melesatkan sepakan keras, tetapi beruntung peluang itu gagal menjadi gol karena masih bisa ditepis oleh kiper Persita Yogi Triyana.

Memasuki menit kesepuluh, Pendekar Cisadane mulai mengimbangi permainan PSGC Ciamis. Kesempatan awal Persita mencetak gol datang di sekitar menit ke-11. Sayang, sundulan Qischil terlalu lemah untuk bisa membobol gawang PSGC.

Kedua tim yang kini bermain terbuka membuat laga menjadi kian menarik. Meski PSGC mulai menekankan strategi untuk terus menekan Persita. Namun, keberuntungan masih milik tuan rumah. Di menit ke-44, lewat umpan Ade Jantra, Sirvi bisa mengeksekusi tendangan dengan baik dan langsung menyarangkan gol ke gawang PSGC Ciamis. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, kedua tim bermain lebih atraktif. Jual beli serangan silih berganti dilancarkan oleh Persita maupun PSGC Ciamis. PSGC memiliki beberapa kesempatan emas. Namun, peluang demi peluang masih bisa diselamatkan oleh Yogi. Begitu pula dengan kubu tuan rumah.

Untuk Persita, tercatat ada tiga peluang emas jadi di babak kedua itu yang belum bisa dikonversi menjadi gol. Di menit ke-53, tendangan salto Redi Rusmawan, pemain anyar dari PSIM Jogjakarta.

Kemudian di menit ke-63, tendangan bebas yang dieksekusi Sirvi pun masih sedikit melebar dari gawang PSGC. Dan disusul di menit ke-66, saat tendangan Aldi Al Achya juga masih sedikit melenceng dari gawang lawan. Hingga pertandingan usai, skor 1-0 masih tak berubah.

Menanggapi kemenangan Persita di laga pekan ke-12, pelatih kepala Widodo Cahyono Putro mengapresiasi hasil kerja keras para Pendekar Cisadane. Bagi Widodo, perolehan tiga poin tersebut bisa membangkitkan semangat tim menyambut laga selanjutnya.

“Kami sangat bersyukur atas kemenangan ini. Karena sudah tiga kali pertandingan home kami selalu main draw. Berapa pun hasil golnya, yang penting hari ini kita bisa memenangkan pertandingan, itu yang penting,” kata Widodo.

Widodo mengucapkan terima kasih kepada suporter Persita yang mendukung langsung di Stadion Sport Centre Kelapa Dua. Widodo mengakui, kemenangan itu tak luput dari kerja sama pemain ke-12 alias suporter.

“Terima kasih atas kerja kerasnya kepada semua pemain, baik yang di dalam maupun yang di luar, support doanya dan tentu pemain ke-12 kami. Suporter yang tiada hentinya men-support kami. Mudah-mudahan ke depannya permainan Persita akan lebih baik lagi, jumlah golnya bisa ditingkatkan,” ungkap Widodo.

Pelatih PSGC Ciamis Andri Wijaya menilai, pertandingan berjalan dengan menarik. Meski gagal mencuri poin, Andri mengapresiasi anak asuhnya yang sudah bermain sekuat tenaga. “Main bola itu ada faktor keberuntungan, ada menang dan kalah. Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencuri poin, tapi apa boleh buat takdir menyatakan lain. Kami terima dengan sportif,” kata Andri. (rbs/nda/ira)