Kambing Kurban Mayoritas Dipasok dari Luar Daerah

Sejumlah hewan qurban terikat dan berjajar di lapak penjualan Cihideung, Desa Batubantar, Kecamatan Cimanuk, Rabu (31/7). Herman/Radar Banten

PANDEGLANG – Ratusan ekor kambing kurban yang dijual di sejumlah lapak di Pandeglang mayoritas dapat pasokan dari luar daerah. Kondisi itu terjadi akibat minimnya produksi kambing siap kurban dari peternak lokal.

Warga Kampung Nanggorak, Desa Alaswangi, Kecamatan Menes Dedi Gunip mengakui kambing kurban yang ia jual hasil kiriman dari Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

Katanya, selain kambingnya sudah berumur cukup untuk kurban, juga berpostur bagus. Sehingga banyak peminatnya jika dibanding kambing lokal. “Harga kambing asal Jawa Barat ini dijual seharga Rp4 juta hingga Rp9 juta per ekor,” kata Dedi kepada Radar Banten di lapaknya, Rabu (31/8).

Dedi mengaku, kambing kurban asal Pandeglang sulit didapat dari peternak untuk dijual di lapak, karena ketersediaannya terbatas. “Kapan pun ada barangnya tidak mencukupi. Jenisnya juga tidak sebagus dari luar daerah,” katanya.

Ditanya kondisi kesehatan kambing kurban pasokan dari Jawa Barat? Kata Dedi, kambing yang dijual di lapaknya sangat menjanjikan. “Kondisinya sehat, paling kena juga sakit mata, akibat debu saat diperjalanan. Tetapi beberapa hari juga sembuh,” katanya.

Penjual kambing kurban di Kampung Cihideung, Desa Batubantar, Kecamatan Cimanuk Burhan juga mengaku hal yang sama. Kata dia, kambing kurban yang dijualnya mayoritas pasokan dari luar daerah. “Iya ini juga sama kambing dari Jawa Barat, di kita susah cari kambing siap kurban,” katanya.

Burhan berharap ke depan ada pembinaan dari Pemkab khusus peternak hewan kurban, agar produksi hewan kurban mampu mencukupi pasar lokal. “Saya harap pemerintah lebih fokus lagi dalam memberikan bantuan terhadap peternak. Agar kebutuhan kurban ke depan terpenuhi dari peternak lokal,” katanya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Camat Cimanuk Nuriah berjanji akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pandeglang guna pemeriksaan kesehatan hewan kurban pasokan dari luar daerah.

“Memang harus ada pemeriksaan dan penanganan kesehatan hewan kurban dari dinas terkait. Itu agar hewan seperti kambing yang dibeli warga untuk ibadah kurban betul-betul terjamin kesehatannya,” katanya. (her/zis)