Politisi PKB Abdul Gofur usai divonis pidana tiga bulan penjara dengan percobaan selama enam bulan Pengadilan Negeri (PN) Serang, Jumat (10/5).

SERANG – Calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Serang Abdul Gofur divonis pidana tiga bulan penjara dengan percobaan selama enam bulan. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dinilai bersalah berkampanye di tempat ibadah.

Perbuatan Abdul Gofur dinilai telah melanggar Pasal 521 jo Pasal 280 ayat (1) huruf h UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Abdul Gofur dengan pidana penjara selama 3 bulan dengan masa percobaan selama 6 bulan dan denda Rp5 juta subsider satu bulan kurungan,” ujar Ketua Majelis Hakim Muhammad Ramdes saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Jumat (10/5).

Vonis tersebut telah sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Serang. Menurut majelis hakim, JPU telah membuktikan dakwaan terhadap Gofur terbukti.

Diuraikan dalam putusan, Gofur meminta dukungan saat memenuhi undangan Samsul di Musala Darussalam, Kampung Ragas, Desa Masigit, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Februari 2019. Gofur mengajak sekira 25 jamaah yang hadir menirukan ucapannya mendukung Joko Widodo dan Kiai Ma’ruf Amin sebagai capres dan cawapres serta Abdul Gofur sebagai caleg DPRD Kabupaten Serang.

Video kampanye itu oleh Gofur diunggah ke akun facebook miliknya pada 6 Maret 2019 sekira pukul 09.01 WIB. Video berdurasi 35 detik itu kemudian diketahui saksi Aliman. Dia kemudian melaporkan Gofur ke Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Serang.

Usai menerima laporan, Bawaslu Kabupaten Serang memanggil Gofur untuk melakukan klarifikasi. Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Bawaslu Kabupaten Serang meneruskan laporan dugaan pidana pemilu itu ke penyidik Satreskrim Polres Serang. Alhasil, Gofur ditetapkan sebagai tersangka.

“Perbuatan terdakwa telah terbukti, majelis sudah bermusyawarah. Vonis sama dengan tuntutan penuntut umum berupa pidana selama 3 bulan percobaan selama 6 bulan. Kemudian denda Rp5 juta. Selama percobaan jangan melakukan perbuatan pidana, apabila inkrah maka pidana 3 bulan harus dijalani,” kata Ramdes menjelaskan kepada Gofur usai membacakan vonis.

Atas vonis itu, Gofur menyatakan menerima. Sikap yang sama diambil JPU Kejari Serang Edwar. “Kami menerima majelis,” tutur Edwar. (Fahmi Sai)