Kampanye Terbuka Pilkada Kota Serang Dimulai 2 Mei

0
814 views
Ilustrasi

SERANG – Jadwal pelaksanaan kampanye rapat umum pasangan calon (paslon) peserta Pilkada Kota Serang telah disepakati antara KPU Kota Serang dan tim kampanye. Masing-masing paslon mendapatkan jatah satu kali menggelar rapat umum dengan jumlah peserta maksimal 10 ribu orang.

Rapat umum itu akan digelar pada 2 Mei, 7 Mei, dan 9 Mei mendatang. Lokasi rapat umum disepakati dilaksanakan di Lapangan Boru, Kecamatan Curug. KPU nanti akan mengundi jadwal masing-masing rapat umum paslon.

Divisi SDM Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Kota Serang M Hopip mengatakan, KPU akan memfasilitasi rapat teknis perihal rapat umum tersebut. “Karena ini akan melibatkan aparat keamanan, pasti akan terjadi mobilisasi massa,” ujar Hopip saat rapat koordinasi pelaksanaan kampanye yang digelar KPU Kota Serang, Kamis (29/3).

Pada kesempatan itu, hadir pula pimpinan Panwaslu Kota Serang Mamun Murod serta tim kampanye masing-masing paslon, baik tingkat kota maupun kecamatan.

Selain rapat umum, Hopip menerangkan mulai dari sekarang paslon diminta untuk mempersiapkan diri menghadapi debat publik yang akan digelar tiga kali, yakni tanggal 27 April, 11 Mei, dan 22 Juni. KPU juga akan memfasilitasi iklan kampanye di media massa selama 14 hari mulai 8 Juni. “Sedari sekarang silakan diproduksi iklan kampanye untuk di media itu,” ujarnya.

Berdasarkan ketentuan, iklan di televisi maksimal 30 detik dan 60 detik di radio. Para tim paslon dipersilakan mengemas iklan itu semenarik mungkin. Sementara, teknis pemasangan di media menjadi tugas KPU.

Pada sesi dialog, tim kampanye paslon nomor urut dua, Samsul Hidayat-Rochman, Rahmatullah, menyikapi perihal dugaan keterlibatan ASN kepada salah satu paslon. Ia berharap ada tindakan tegas dari KPU dan Panwaslu. Rahmat juga mensinyalir mulai adanya praktik politik uang.

Sementara itu, tim kampanye paslon nomor urut tiga Syafrudin-Subadri Usuludin, Ahmad Rosadi, menanyakan perihal bahan kampanye yang dicetak oleh paslon serta tata cara beriklan di media massa. Sementara, tim kampanye paslon nomor urut satu, Vera Nurlaela-Nurhasan, Pandu bertanya ihwal prosedur pengajuan izin cuti bagi anggota DPRD yang ikut kampanye.

Menyikapi hal tersebut, komisioner Panwaslu Kota Serang Mamun Murod menuturkan, keterlibatan ASN dalam kampanye jelas dilarang dan itu sebuah pelanggaran. Termasuk, kepala kelurahan dan aparaturnya. Bagi pihak yang menemukan bukti lengkap mengenai kejadian tersebut dipersilakan melapor ke Panwaslu.

“Politik uang dan keterlibatan ASN tidak bisa ditolerir. Itu pelanggaran berat,” Mamun menegaskan. (nna/alt/dwi/RBG)