Kampanyekan Caleg, Bawaslu Lebak Pecat Pengawas Desa di Kalanganyar

0
358 views

LEBAK – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lebak menindak tegas pengawas desa yang tidak menjaga integritas dan netralitas dalam pemilu 2019. Seorang pengawas desa di Kecamatan Kalanganyar dipecat karena mengampanyekan calon anggota legislatif dan calon presiden-wakil presiden.

“Kita temukan pengawas desa yang terindikasi tidak menjaga integritas dan netralitasnya. Kita tidak segan-segan apabila ada jajaran kami yang bermain-main dengan peserta pemilu, ya kita sudah tegas memberhentikan,” kata anggota Bawaslu Lebak Ade Jurkoni, Kamis (11/4).

Menurutnya, Bawaslu menerima laporan dari masyarakat terkait dengan perilaku pengawas desa yang dipecat tersebut. Pengawas desa ini kemudian dimintai klarifikasi terkait laporan dari masyarakat. Yang bersangkutan tidak bisa mengelak karena ada bukti pesan WhatsApp dan pesan singkat yang mengajak untuk memilih peserta pemilu calon anggota legislatif dan calon presiden.

“Pengawas desa tersebut terbukti melakukan pelanggaran etik. Dia tidak menjaga integritas dan netralitas sebagai penyelenggara pemilu,” tegasnya.

Bawaslu selalu mengingatkan kepada panitia pengawas pemilu (Panwaslu) tingkat kecamatan, pengawas desa, dan pengawas tempat pemungutan suara (TPS) untuk bersikap netral. Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat untuk ikut mengawasi penyelenggara pemilu di wilayahnya masing-masing. Apabila ada pengawas desa, panwaslu kecamatan, atau pengawas TPS yang main-main, lebih baik mundur dari sekarang. Jangan sampai, mereka ditindak Bawaslu dengan sanksi pemecatan. (Mastur)