Mengubah kampung menjadi cantik berseri bukan sekadar wacana bagi warga
Gang Husada, Perumahan Renijaya, Pamulangbarat, Kota Tangsel. Bagaimana
warga menyulap kawasan itu menjadi destinasi yang sempat viral di medsos.

KAMPUNG yang terletak tidak jauh dari kampus Universitas Pamulang (UNPAM) ini
m emang tengah hangat di perbincangkan warganet saat ini.

Tak hanya sekadar kampung warna-warni, namun lebih dari itu karena ada inovasi warga yang membuat jalan sepanjang 75 meter di gang tersebut dibuat lukisan 3D berpanorama alam dan air terjun lengkap dengan latarbelakang pegunungan.

Lukisan 3D inilah yang kini menjadi daya tarik warganet berkunjung ke lokasi
untuk sekadar mengabadikan foto dan mempostingnya di sejumlah media sosial pribadi.

Penasaran viral di medsos, wartawan koran ini berkunjung ke kampung tersebut pada Senin (16/4). Benar saja, ketika masuk ke arah jalan gang, puluhan pengunjung terlihat asyik berswafoto di beberapa spot lukisan 3D yang secara garis besar menyuguhkan pemandangan alam lengkap dengan spot air terjun
dan beberapa lukisan jembatan.

Kampung 3D ini bukan hanya ramai dikunjungi di hari biasa, namun juga pada hari libur bisa mencapai 400 kendaraan yang parkir. Salah satunya Sumarsih, warga Cinere, Depok, Jawa Barat yang kebetulan singgah ke lokasi mengatakan bahwa dirinya mengetahui kampung 3D ini dari Instagram miliknya.

Rekan-rekannya memposting sejumlah foto pribadinya di Gang Husada ini. ”Saya malah tahu dari Instagram, dan baru sekarang datang ke sini. Enggak tahunya bener cantik dan banyak spot untuk berswafoto bersama anak-anak,” kata perempuan berhijab yang diwawancarai usai berselfie.

Penggagas kampung 3D yang juga merupakan Ketua RT 06, RW 06, Perumahan Reni
Jaya, Eddy mengatakan, awal mula tercetusnya kam pung 3D ini berawal dari kesediaan warga sekitar untuk menjaga dan melestarikan lingkungan lewat program yang diusung Pemkot Tangsel yakni Gang Cantik Berseri. Program tersebut dalam pelaksanaannya akan berlaku di setiap kelurahan untuk mempercantik gang linkungan dengan warna cat dan sejumlah pepohonan sebagai penghijauan.

Namun, warga tak puas sampai di situ, mereka justru berinovasi lewat lukisan 3D di sepanjang Gang Husada. ”Idenya mengalir gitu saja, kalau cuma cat warna-warni dan beberapa pepohonan se bagai penghijauan kayanya biasa saja, nah akhirnya warga sepakat dibuat lukisan 3D sebagai tempat untuk warga berfoto. Tak disangka malah viral di media sosial dan sejumlah media massa saat ini,” kata Eddy.

Eddy menceritakan, kampung 3D ini dikerjakan mulai 5 Maret hingga 27 Maret 2018 lalu. Lamanya waktu pengerjaan kampung 3D ini memakan waktu hampir sebulan. Semua warga ikut andil dalam mempercantik gang ini.

”Kebetulan warga sini juga ada yang ahli melukis 3D, dan kita libatkan juga mereka yang dibantu sejumlah warga.

Alhamdulillah setelah selesai kini banyak yang berkunjung ke sini, jadi semakin semarak ini kampung,” tuturnya.

Ditambahkan, untuk membuat kampung 3D ini, warga RT 06, RW 06 mendapat bantuan dana dari Pemkot Tangsel sebesar Rp12 juta. Dan tambahan swadaya warga menjadi Rp20 juta. Sebenarnya ada tiga gang yang dicanangkan Walikota Tangsel dalam program Gang Cantik Berseri ini, di antaranya Gang Husada, Gang Waru, dan Gang Mede Dua.

Untuk kedua gang lainnya saat ini pengerjaannya sudah sampai 90 persen, setelah kelar mungkin baru diresmikan walikota. Dia berharap, dengan ha dirnya kampung 3D ini akan menjadi sarana percontohan bagi kampung lainnya di Tangsel untuk mempercantik lingkungan dengan inovasi warganya.

Selain itu, kampung 3D ini bisa menjadi destinasi berswafoto baru di wilayah Tangsel. Pasalnya bukan warga Tangsel saja yang berkunjung, namun pengunjung dari wilayah lainnya juga pernah ke kampung ini. (Ade Mualana)