Kampung Birai Alami Banyak Peningkatan

PABUARAN – Lingkungan RW 05, Kampung Birai, Desa Tanjungsari, Kecamatan Pabuaran, mengalami banyak peningkatan saat dikunjungi tim 3 juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang, Jumat (7/12). Perubahan terlihat dari penataan lingkungan serta penambahan sarana dan prasarana pos ronda. Hal ini sesuai rekomendasi tim juri saat penilaian tahap pertama.

Pantauan Radar Banten, tim juri yang terdiri dari Iptu Bingonilah (Polda Banten), M Widodo (Dewan Redaksi Radar Banten), Mufti Ali (Dinkes Kabupaten Serang), dan Kaptem Arm Siswoyo (Korem 064/Maulana Yusuf Serang) disambut oleh puluhan polisi cilik membawa bendera Merah Putih. Kedatangan tim juri ke Kampung Birai didampingi Camat Pabuaran Asmawi, Pjs Kepala Desa Tanjungsari Roni Sahroni, dan Ketua RW 05, Kampung Birai, Kudari.

Tim juri langsung berkeliling meninjau lingkungan Birai. Kampung ini telah dilengkapi gapura, tong sampah, tanaman obat keluarga (toga), dan grafiti tokoh film kartun. Tim juri kemudian meninjau pos ronda dan melihat hasil produksi makanan setempat. “Kalau dari sisi lingkungan, memang sudah banyak sekali peningkatan. Dari tahap pertama dan kedua, banyak mengalami pembenahan,” ujar Iptu Bingonilah saat berbincang dengan Radar Banten.

Khusus bidang keamanan, Bingonilah juga menilai banyak peningkatan, khususnya pada item-item sarana prasarana keamanan lingkungan sesuai ketentuan. “Saran kami ke depan, ini tetap dipertahankan. Kalau bisa, ditingkatkan lagi,” terangnya.

Sementara, M Widodo mengaku, dirinya telah memperkirakan bahwa penataan lingkungan Birai bakal lebih maju pada penilaian tahap kedua. Prediksinya terbukti ketika tim juri berkeliling kampung. Kemajuannya tergolong cepat.

“Beberapa rekomendasi di penilaian tahap pertama, sebagian besar sudah ditindaklanjuti,” tegas Widodo. “Ini, jalan-jalannya sudah berwarna-warni. Enak. Jadi, warga yang tinggal di Kampung Birai pasti senang. Jangankan warga, kita (tim juri-red) yang melihat-lihat, senang dan nyaman di sini,” sambungnya.

Pjs Kepala Desa Tanjungsari Roni Sahroni menjelaskan, penataan lingkungan Birai dilakukan satu pekan setelah tahap pertama penilaian. Pihak desa hanya memfasilitas beberapa bahan kebutuhan warga.

Untuk pengecatan jalan dengan gambar tokoh film kartun dan tulisan-tulisan merupakan kreasi pemuda Birai. “Alhamdulillah, ternyata reativitas pemuda Kampung Birai bagus dan banyak,” kata Roni.

Ia pun berharap, perkampungan di Desa Tanjungsari lainnya bisa seperti Kampung Birai. “Alhamdulillah (tim juri-red) bagus responsnya. Beberapa rekomendasi tim juri pada tahap pertama sudah dilaksanakan,” kata Roni. “Mungkin, ini hanya contoh kampung bersih dan aman. Kami berharap, program ini berlanjut agar semua kampung di Desa Tanjungsari seperti ini,” pungkasnya. (fdr/don/ags)