Kampung Cikawung, Permukiman Terujung di Barat Pulau Jawa

0
807

SERANG – Kampung Cikawung, Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, menjadi permukiman warga paling ujung dan paling terakhir di barat Pulau Jawa. Berbatasan dengan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).

Di sini, wisatawan akan menemukan hutan lindung, yakni Taman Nasional Ujung Kulon. Dimana, di hutan ini terdapat satwa langka yang ikonik menjadi maskot Provinsi Banten dan juga Kabupaten Pandeglang, yaitu badak bercula satu atau Badak Jawa.

“Kampung Cikawung itu sudah paling ujung. Enggak ada lagi lembur (permukiman-red), adanya cuma pos-pos kehutanan,” papar Woto, pemandu wisata Desa Taman Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, saat ditemui Radar Banten Online di Homestay Desa Taman Jaya, Sabtu (23/9).

Ia menjelaskan, warga Cikawung banyak yang berprofesi sebagai petani. Hasil pertaniannya di perbatasan TNUK itu jauh lebih melimpah daripada di Taman Jaya, Kecamatan Sumur.

Radar Banten Online mencoba menelisik suasana Desa Ujung Jaya, juga Kampung Cikawung. Sawah-sawah membentang luas di arah kiri, di seberang sana yang tak terlalu jauh, suguhan panorama pantai akan menemani siapa saja wisatawan yang datang untuk memandang keindahan air laut.

Selain menawarkan keindahan hutan TNUK, bagi pecinta alam, Radar Banten Online menyarankan perbanyak bercengkrama dengan warga sekitar, khususnya warga Desa Ujung Jaya maupun Taman Jaya.

Mereka sangat ramah pada turis, tak jarang melihat seulas senyum hangat dari warga setempat. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)