Kampung UKM Digital di Ciboleger Diluncurkan, Kerajinan Baduy Bisa Mendunia

Asda IV Tajudin Yamin memberikan sambutan pada peluncuran Kampung UKM Digital di Ciboleger, Jumat (19/8).

LEUWIDAMAR – Pemerintah Kabupaten Lebak bekerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk meluncurkan Kampung UKM Digital di Ciboleger, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar. Produk usaha kecil menengah (UKM) dari tangan-tangan terampil masyarakat adat Baduy diharapkan bisa lebih dikenal di luar Banten.

Asda IV Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Hubungan Masyarakat Setda Lebak Tajudin Yamin mengatakan, masyarakat Baduy memiliki keunikan dibandingkan masyarakat Lebak pada umumnya. Masyarakat adat di kaki Gunung Halimun itu punya keteguhan mempertahankan nilai-nilai leluhur dan punya komitmen menjaga kelestarian alam. Masyarakat Baduy juga kreatif, telah menghasilkan berbagai produk UKM yang digandrungi masyarakat. Sebut saja seperti koja Baduy, ikat kepala Baduy, gula aren, madu, dan kain tenun Baduy.

“Supaya usaha itu berkembang, masyarakat Baduy harus memanfaatkan teknologi informasi untuk mempromosikan dan menjual produknya kepada masyarakat di luar Baduy,” kata Tajudin kepada wartawan, Jumat (19/8) lalu.

Dia optimistis, Kampung UKM Digital yang diluncurkan PT Telkom Tbk dengan Pemkab Lebak akan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Baduy dan sekitarnya. Kampung UKM Digital akan sejalan dengan Program Smart City yang sedang dikembangkan oleh Pemkab Lebak.

“Sekarang promosi dan penjualan produk sudah dilakukan secara online. Para pelaku UKM di Baduy harus memanfaatkannya. Jangan sampai mereka ketinggalan oleh pelaku UKM di kabupaten kota lain di Indonesia,” ujar Tajudin.

Di Kampung UKM Digital, jelas Tajudin, PT Telkom dan Pemkab Lebak akan menyediakan jaringan internet di galeri UKM di Ciboleger. Masyarakat Ciboleger pun dilatih untuk menggunakan komputer dan memanfaatkan teknologi informasi untuk mempromosikan produk-produk UKM-nya. “Produk UKM dari Baduy bisa mendunia,” harapnya.

Direktur Enterprise dan Business Service PT Telkom Tbk Muhamad Awaluddin mengatakan, peluncuran Kampung UKM Digital sengaja dilakukan tepat pada hari ulang tahun (HUT) ke-71 Republik Indonesia. Kampung UKM Digital di Ciboleger wujud bakti PT Telkom untuk masyarakat Indonesia.

“Kami punya target 300 Kampung UKM Digital pada akhir 2016,” ungkap Awaluddin.

Dia berharap, pelaku UKM tidak alergi dengan teknologi digital. Pemanfaatan teknologi informasi akan mengembangkan usaha UKM di daerah.

“Produk masyarakat Baduy akan dipasarkan secara online. Itu jelas akan membuat pemasaran produk lebih efektif dan efisien. Harapannya, program yang kami luncurkan memberikan kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia,” jelas Awaludin. (Mastur/Radar Banten)